Dituding Gelapkan Uang PT Garam, Empat Warga Gapura di Polisikan

0
101

POLICELINE.CO– Rofiqi Ramdani warga Dusun Polalang, Desa/ Kecamatan Gapura, mendatangi Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, melaporkan adanya dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, Senin (17/8/2020).

Mereka datang ke SPKT Polres setempat bersama anggota Forum independen Remaja dan Alam lingkungan (Firral) Gapura, didampingi Kuasa Hukumnya.

Berdasarkan Laporan Polisi nomor LP-B/187/VIII/RES. 1.14/2020/Reskrim Polres Sumenep tertanggal 16 Agustus 2020 datang melaporkan H, A, N, A diduga melanggar pasal 310, 311 junto pasal 55 hukum pidana mencemarkan nama baik dan penghinaan.

Menurut Kuasa Hukum Pelapor, Sucipto, SH, MA, peristiwa terjadinya laporan itu, saat empat orang terlapor turut hadir pada acara yang diselengarakan camat Gapura.

“Saat itu pihak Kecamatan menghelat dialog diskusi, mendiskusikan dugaan tindakan yang dilakukan oleh para terlapor yang telah menutup akses jalan menuju PT Garam Persero,” katanya, Senin, (17/8/2020) di mapolres.

Acara tersebut dihadiri Kapolsek, Danramil, unsur masyarakat, para terlapor, pelapor dan masyarakat banyak, melakukan acara dialogis yang diselenggarakan pihak kecamatan. Saat dialog itu, para terlapor menuding atau menuduh dengan menyatakan bahwa pelapor telah menggelapkan uang,

“bahkan ada yang bilang maling klien kami ini, yang di kemukanan didepan publik, didepan kapolsek Gapura, Danramil camat dan unsur lainnya,” ngakunya.

Dia menganggap, tudingan empat terlapor, diduga telah mencemarkan nama baik kliennya selaku pelapor dalam perkara tersebut. “Ini yang terjadi mengambil langkah hukum ucapan yang ditujukan kepada pelapor. akhirnya ditempuh melaporkan keempat orang itu,” ucapnya.

Tudingan terlapor kepada pelapor, saat itu berbicara dituduhkan oleh terlapor telah melakukan penggelapan atau mencuri. “klien kami dituding menggelapkan uang sebesar Rp. 150juta dari PT. Garam Persero, padahal itu tidak benar dan fitnah dan tidak faktual, tidak didasari bukti bukti yang ada,” tuturnya.

Sementara alat bukti yang serahkan kepada polres, adalah Saksi dalam perkara ini dan banyak saksi saksi yang menyaksikan. selain itu alat bukti eletronik berupa Video waktu pelasanaan dialog tanggal 12 agustus 2020 sekira jam 15:35 wib. “Tempat itu di pendopo kantor kecamatan gapura,” ujarnya.

(Madi/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here