Petugas Masih Beri Sanksi Putar Balik, Pemudik Belum Didenda Rp100 Juta

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19.

0
60

POLICELINE.CO – Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda AKBP Fahri Siregar mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada pelanggar mudik yang dikenakan sanksi Rp100 juta. Adapun aturan mudik Lebaran 2020 atau Idul Fitri 1441 Hijriah memang memiliki pengecualian. Yaitu merunut kepada Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Disampaikan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar bahwa mudik diatur dalam Permenhub untuk pengendalian transportasi. Dengan demikian, bukan murni pelanggaran PSBB.

“Pelanggar mudik masih kami suruh putar balik,” ujar AKBP Fahri Siregar melalui video conference.

Lebih lanjut, disebutkannya pada saat pelanggar mengerti perintah petugas untuk diarahkan putar balik serta memahami, maka sanksi yang diberikan hanya putar balik saja. Akan tetapi seandainya tidak mematuhi aturan petugas, maka banyak sanksi yang bisa menjerat. Pelanggar bisa dikenakan aturan KUHP.

“Karena saat dilihat surat-suratnya ternyata tidak mencukupi atau tidak sesuai dengan ketentuan,” papar AKBP Fahri Siregar.

Lebih jauh, ia mengambil contoh semisal ada travel gelap. Bisa dipastikan tidak memiliki izin trayek. Selain itu, tidak punya kartu pengawasan atau Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) pasti kena tilang. Saat disuruh putar balik, dan masih cari-cari jalan lain pasti akan kena tilang.
“Sampai saat ini kami masih tilang, jadi belum kena UU karantina kesehatan,” tegas AKBP Fahri Siregar.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Perhubungan RI, Adita Irawati mengungkapkan ada dua jenis sanksi yang akan dikenakan, yaitu pada periode 24 April-7 Mei (sanksi putar balik), dan 7 Mei-31 Mei 2020 (sanksi denda Rp100 juta).
[sc]

DON'T MISS

LIFESTYLE

Babinsa Koramil Kalianget Komsos Dampingi Tim Medis

POLICELINE.CO, SUMENEP - Dalam rangka Meningkatkan kemanugalan TNI bersama rakyat Babinsa harus aktif di wilayah binaanya.
Hot Line:  Babinsa Koramil 0827/03 Manding Komsos di Desa Giring Barat
Seperti saat ini Babinsa Koramil 0827/02 Kalianget Kopda Hendra...

Satgas Raider 300 Tanggap Membantu Truk Pasir Yang Terguling

POLICELINE.CO-- Salah satu warga yang melintas melaporkan ke Pos Satgas Raider bahwa ada kecelakan truk yang terguling. Pos Workwana Dipimpin Lettu Inf Radianto beserta...

STAY CONNECTED

FansSuka
65,345PengikutMengikuti
32,600PelangganBerlangganan

POPULAR

REVIEWS

Setubuhi Anak Bawah Umur, Soemitro Dijerat UU Perlindungan Anak

Policeline.co--Alyuda Djojo Soemitro alias Gepeng (34), Terdakwa Kasus pencabulan 9 orang gadis dibawah umur hari ini, Rabu 22/11/17 menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here