Masjid Al-Aqsa Akan Dibuka Kembali Usai Libur Idul Fitri Menyusul 2 Bulan Penutupan Karena Korona

0
75


POLICELINE.CO–– Masjid Al-Aqsa di Yerusalem akan dibuka kembali untuk jamaah setelah liburan Idul Fitri, sebuah pernyataan dari badan pengurusnya mengatakan Selasa (19/5/2020), dua bulan setelah penutupan karena virus Corona.

“Dewan memutuskan untuk mencabut penangguhan terhadap jamaah yang memasuki Masjid Al-Aqsa yang diberkati setelah liburan Idul Fitri,” sebuah pernyataan dari organisasi Wakaf mengatakan, merujuk pada liburan tiga hari yang diharapkan akan dimulai akhir pekan ini.

Situs paling suci ketiga Islam itu ditutup pada akhir Maret untuk pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun sebagai bagian dari langkah-langkah di seluruh dunia untuk membendung penyebaran virus Corona baru.

Direktur masjid, Omar al-Kiswani, mengatakan kepada AFP bahwa dia berharap tidak ada pembatasan jumlah jamaah tetapi mengatakan badan pengatur akan mengumumkan “mekanisme dan langkah-langkah yang tepat nanti.”

Dia mengatakan perincian akan dikerjakan untuk “memastikan kami tidak dikecam dengan dalih kami telah melanggar aturan kesehatan.”

Kompleks masjid, yang terletak di Kota Tua Yerusalem, sering menjadi titik nyala konflik Israel-Palestina.

Dikenal oleh kaum Muslim sebagai Haram al-Sharif, kompleks masjid itu berada di bawah pengawasan Yordania, negara tetangga, yang menguasai Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, hingga pendudukannya oleh Israel pada 1967.

Situs ini juga suci bagi orang Yahudi, yang menyebutnya sebagai Kuil Gunung.

Dengan jumlah kasus Covid-19 yang menurun, dalam beberapa hari terakhir baik wilayah Israel maupun Palestina telah mengurangi pembatasan. (TNA)

Hot Line:  Antisipasi Penyebaran Corona, Saudi Akan Cuci dan Sterilkan Lapangan Masjidil Haram 4 Kali Sehari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here