Celaka! APBD Sumenep Terancam “Virus” Hingga Ratusan Miliar Ruupiah

0
158

POLICELINE.CO, SUMENEP- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Sumenep 2020 mengalami defisit hingga Rp 165 miliar.
Penyusutan APBD Kabupaten Sumenep 2020 terjadi sebagai dampak penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19.
“Jadi APBD kita juga pasti akan berubah di tahun 2020,” kata Sekda Sumenep, Edy Rasyadi, Jumat (15/5/2020).

“Ada pengurangan dana transfer dari pusat sekitar Rp 165 miliar,” sambung dia.
Edy Rasiyadi menuturkan, selain dana tranfer dari pusat yang berkurang, salah satunya dari sektor biaya pajak kendaraan bermotor karena beberapa faktor.

“Saat ini banyak yang dibebaskan meski tidak bayar. Denda juga tidak ada,” jelas dia.
“Pembelian kendaraan baru juga berkurang. Itu tentu berpengaruh kepada pendapatan dari pajak kendaraan bermotor,” katanya.

Akibat hal ini, katanya, APBD Sumenep yang awalnya mencapai Rp 2 triliun lebih turun ke angka Rp 1,9 triliun lebih.

“Detilnya di Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep,” katanya.

(trb)

Hot Line:  Israel Tutup Perusahaan-perusahaan Media Palestina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here