Pembagi Nasi Bungkus Bergambar Anjing Dilaporkan ke Polisi

0
108
Ilustrasi foto/Net

POLICELINE.CO, JAKARTA– Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) melaporkan Yayasan ARK Qahal Family ke Polda Metro Jaya. Pembagi nasi bungkus bergambar anjing itu dinilai telah melakukan penghinaan terhadap agama islam.

“Pembagian nasi bungkus gratis berlogo ‘kepala anjing’ berakibat meradang dan gaduhnya sebagian besar masyarakat muslim, karena tidak terima agamanya dilecehkan dan dihina sedemikian rupa,” kata Humas IKAMI Novel Bamukmin di Jakarta, Jumat, 1 Mei 2020.

Novel mendatangi Polda Metro Jaya bersama Sekretaris Jenderal IKAMI, Djudju Purwantor, Kamis, 30 April 2020. Laporan mereka terdaftar dengan nomor LP TBL/2.576/IV/YAN/2.5/2020/SPKT/PMJ.

Yayasan Kristen ARK Qahal Family membagikan nasi bungkus berlogo kepala anjing kepada warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu, 26 April 2020. Umat muslim yang beriman sejatinya menghindari binatang yang haram dimakan.

“Anjing merupakan binatang najis sangat berat (mugholadoh) yang wajib umat Islam hindari atau jauhkan dari keberadaanya, dengan memberikan nasi bungkus berstempel nasi anjing jelas bagi umat islam adalah bentuk pelecehan dan itu sangat mencederai keyakinan beragama umat muslim,” ujar Novel.

Pembagi nasi bungkus seharusnya mengetahui dan menyadari akibat dari pencantuman gambar kepala anjing di nasi bungkus tersebut. Novel mengatakan Yayasan ARK Qahal Family perlu ditindak secara hukum agar menimbulkan efek jera sehingga tidak terjadi kasus serupa.

“Patut dijatuhkan sanksi sesuai hukum yang berlaku,” tegas dia.

Yayasan ARK Qahal Family disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP dan UU ITE pasal 28 ayat (2), jo pasal 45a ayat (2), UU ITE Nomor 19 tahun 2016.

(medcom)

Hot Line:  Polisi Bekingi Debt Collector, Advokat: Itu Tindak Pidana!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here