POLICELINE.CO – Menteri Kesehatan Malaysia mengkonfirmasi tiga kasus baru virus corona, di mana salah satu diantaranya pernah ke Jepang dan Indonesia.

Mengutip CNN Indonesia, Sabtu (29/2/2020) pemerintah Malaysia juga memastikan ada 25 kasus virus corona. Tiga pasien masih diisolasi, dan sisanya telah sembuh.

Direktur Kesehatan umum Malaysia, Datuk Noor Hisham Abdullah mengatakan untuk kasus yang ke-23 adalah seorang perempuan Malaysia berusia 53 tahun. Dia baru saja kembali dari perjalanan ke Jepang, dan dinyatakan positif pada 27 Februari.

Sementara untuk kasus ke-24 adalah perempuan berkebangsaan Jepang berusia 41 tahun yang bekerja di Malaysia. Sebelumnya dia bepergian ke Jepang pada Januari dan ke Indonesia pada awal Februari.

“Pasien memiliki gejala demam dan menerima perawatan pada 17 Februari dan dikonfirmasi positif pada 27 Februari. Saat ini dia sedang diisolasi di RS Kuala Lumpur,” jelasnya.

Kemudian korban ke-25 merupakan warga Italia berusia 54 tahun yang menikah dengan warga Malaysia dan tinggal di Malaysia. Dia pergi ke Italia pada pertengahan Februari.

Akibat melonjaknya kasus di Malaysia, pada Jumat (28/2), Kementerian Kesehatan Malaysia mengimbau penundaan perjalanan ke Jepang, Korea Selatan, Italia, dan Iran menyusul melonjaknya kasus Covid-19 di negara-negara tersebut.

Hari ini, otoritas kesehatan juga mengumumkan larangan masuk sementara kepada orang asing yang pernah mendatangi Kota Daegu dan daerah Cheongdo di Korea Selatan. Pelarangan ini juga diberlakukan kepada pengunjung transit di Malaysia.

Noor Hisham menyebut pelarangan masuk tak berlaku untuk seluruh warga Korea Selatan dan hanya diberlakukan kepada pengunjung dari kedua daerah di Negeri Ginseng tersebut.

Dan untuk warga negara, penduduk tetap, dan mereka yang memegang izin kunjungan sosial jangka panjang atau kartu pelajar Malaysia yang pernah berada di kota Daegu dan wilayah Cheongdo harus melewati karantina selama 14 hari sebelum masuk ke Malaysia.

Hot Line:  KDI Tampilkan Produk Unggulan Kios BBM, Batik Jenggala, Kosmetik dan Hasil Pertanian

Sebelumnya Selandia Baru mengumumkan kasus pertama corona di negeri tersebut, Jumat (28/2/2020). Virus itu menginfeksi seseorang wanita berusia 60 tahun yang pulang dari Iran.

Namun, dalam perjalanannya dari Iran ke Selandia Baru, ternyata ia sempat transit via Bali. Menurut BBC, ia terbang melalui maskapai Emirates dari Bali ke Auckland.

“Pejabat setempat telah menyampaikan pengumuman bagi penumpang yang mengambil penerbangan itu pada Rabu (26/2/2020) untuk mengontak otoritas setempat,” tulis BBC.

Saat ini pasien corona itu dirawat di rumah sakit Auckland. Kondisinya juga dikabarkan stabil.

Penyebaran virus corona semakin masif. Hingga kini sudah ada 54 negara yang terkonfirmasi terjangkit penyakit ini.

(sef/cnbc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here