Beras Tak Layak Konsumsi Diberitakan, Rumah Wartawan Ganding Didatangi 4 Pria Bertampang Sangar

0
688
Sahawi, Wartawan yang didatangi empat pria bertampang sangar

POLICELINE.CO, SUMENEP–Dugaan kriminalisasi terhadap insan pers kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Rabu malam, 25 Desember 2019.

Kali ini yang menjadi korban diskriminasi diketahui bernama Sahawi, tinggal di Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Sumenep yang merupakan salah satu wartawan media online dan cetak.

Kepada media ini, Sahawi mengaku didatangi empat orang pria berpakaian preman dirumahnya sekitar pukul 20.30 WIB pada Rabu (25/12/2019).

“Kejadiannya tadi malam Mas. Waktu itu saya lagi keluar rumah. Tiba-tiba saya ditelpon orang rumah kalau ada yang mencari saya. Ngakunya orang Sumenep. Ternyata benar, begitu saya nyampe rumah sudah ada empat orang pria menunggu. Tiga orang menunggu diteras rumah dan satunya lagi berdiri di pinggir jalan,” ujar Sahawi kepada Policeline.co, Kamis malam, 26 Desember 2019.

Masih menurut Sahawi, selama berada dirumahnya, satu dari empat pria yang mendatangi dirinya itu kerapa menunjukkan sikap yang tidak menyenangkan, bahkan sesekali melakukan intimidasi semisal mengancam akan memenjarakan wartawan yang menulis kualitas beras yang diduga tidak layak konsumsi.

“Keng been mun tak enyokom lek, engkok noccengah. (Kalau saya tidak bisa penjarakan kamu, saya akan berjalan nungging dik).” imbuhnya lagi menirukan ucapan pria yang mendatangi rumahnya.

Sebelumnya, salah satu wartawan menayangkan berita online dengan judul “Penyaluran Bantuan Pangan Non-tunai, (BPNT)Warga kecamatan ganding menerima beras tak layak di komsumsi dan sangat jauh dari harganya pasar”,

Diduga kuat, empat pria bertampang sangar yang mendatangi rumah wartawan tersebut merasa tidak terima atas pemberitaan tersebut.

(fer/tim)

Hot Line:  Abu Janda Ngaku sebagai Cucu Tuhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here