POLICELINE.CO, JAKARTA- Dalam mewujudkan dan menghadirkan Yogyakarta yang bersih dan asri, prajurit Kodim 0734/Yogjakarta terjun langsung bersihkan Kali Code.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0734/Yogjakarta, Kolonel Arh Zaenudin, S.H.,M.Hum.,dalam rilis tertulisnya di Yogyajarta, Minggu (17/11/2019).

Diungkapkan Dandim, kerja bakti yang dilaksanakan pada Sabtu (16/11/2019) kali ini juga diikuti ribuan orang dari berbagai elemen kemasyarakatan dan Polri menyerbu Kali Code yang membelah Kota Yogyakarta.

“Kegiatan ini dipusatkan di Bintaran Kulon, Kelurahan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta mulai dari jembatan Sayidan, kearah jembatan Sulokarsan sampai jembatan Tungkak,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, kerja bakti ini bertujuan untuk merevitalisasi sungai sebagai peradaban dan sumber kehidupan bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini bisa memantik masyarakat yang belum sadar tentang keberadaan sungai di bumi ini khususnya di Kota Yogyakarta untuk lebih peduli menjaga alam,” jelasnya.

Selain itu tambah Zaenudin, pembersihan Kali Code ini dalam rangka kegiatan Pembinaan Teritorial Terpadu. Setelah kemarin kita melaksanakan komunikasi sosial dengan seluruh komponen masyarakat serta latihan ketahanan wilayah dengan kegiatan wawasan kebangsaan.

“Kali ini kita kembali berkumpul bersama dengan seluruh komponen masyarakat baik ormas, OKP, komunitas maupun komponen masyarakat lainnya untuk melaksanakan pembersihan Kali Code,” terangnya.

Kalk Code dipilih sebagai sasaran kerja bakti jelas Zaenudin, karena sungai ini mengalir dari lereng Merapi sampai Laut Selatan membelah Kota Yogyakarta, sehingga keberadaannya mempunyai arti yang sangat vital bagi masyarakat Yogyakarta.

“Kali Code adalah kehidupan masyarakat Yogyakarta karena airnya secara langsung maupun tidak langsung dimanfaatkan oleh masyarakat Yogyakarta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga kebersihannya harus senantiasa dijaga,” terang mantan Kapendam IV/Diponegoro ini.

Disampaikan pula, sebentar lagi akan memasuki musim hujan, tentunya dengan menjaga sungai, menjaga alam, maka alam akan menjaga kita.

“Mari kita budayakan tidak membuang sampah ke sungai, dan jaga keasriannya untuk kita wariskan kepada anak cucu,” lanjutnya.

Tidak hanya sampai disitu, Dandim juga menerangkan bahwa Kerja bakti kali ini juga memiliki berbagai arti penting lainnya.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap dapat meningkatkan soliditas, persatuan dan kesatuan antara komponen masyarakat bisa saling mengenal dan bersilaturahmi, bersatu dalam satu kepentingan yaitu untuk kesejahteraan dan kemajuan kota Yogyakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya” terangnya.

Menurut Zaenudin, hal yang juga tidak kalah pening adalah melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus memupuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Tanah dan air adalah kehidupan kita. Mari kita jaga alam, supaya alam juga menjaga dan memberi manfaat bagi manusia,” tuturnya.

“Jika TNI, Rakyat dan komponen masyarakat bersatu, Insyaallah Indonesia akan maju, aman dan bersih,” pungkasnya.

Kegiatan kerja bakti kali ini turut pula dihadiri Wakil Walikota Yogyakarta, Ketua DPRD, Muspika Kecamatan Mergangsan, serta beberapa tokoh masyarakat lainnya. (Dispenad/Policeline.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here