POLICELINE.CO–Polemik Eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang bakal menjadi petinggi di salah satu BUMN masih menjadi pembahasan hangat. Baru ini, mantan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyebut jika pernyataan Menteri BUMN, Erick Thohir yang hendak meminang Ahok adalah blunder.

“Kesalahan Tuan Erick Thohir adalah bicara nama (Ahok) sebelum bicara ide memperbaiki BUMN,” kata Fahri Hamzah di akun twitternya seperti dilansir dari RMOL.id, Minggu (17/11/2019).

Terbukti dengan gaduhnya publik yang mempersoalkan sosok yang pernah dipenjara lantaran kasus hukum yang menyangkut soal penistaan agama.

Kasus dugaan korupsi lahan untuk pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras pun juga kembali mencuat di mana kasus tersebut dikait-kaitkan dengan politisi PDIP ini.

Hal itu diperparah dengan sikap kementerian yang menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta itu tanpa menjelaskan posisi yang akan ditempatinya.

“Lalu gara-gara Kementerian BUMN tidak menjelaskan status Ahok dari awal, dia enggak ngapain jadi babak belur. Padahal menjabat belum tentu,” tandasnya.

Belakangan, kabar masuknya Ahok di jajaran petinggi BUMN makin diperkuat oleh bocoran Wakil Presiden Maruf Amin yang menyebut ada sejumlah pejabat BUMN bakal diberhentikan.

“7 pejabat di lingkungan BUMN. Itu pemberhentiannya. Tetapi penggantiannya belum. Katanya sedang diproses. Kita tunggu saja,” tegas Maruf.

(law)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here