POLICELINE.CO, SUMENEP– Selain eksistensi penerbitan per edisi Majalah Parlemen DPRD Sumenep dipertanyakan, soal transparasi anggaran untuk penerbitan majalah yang semestinya menjadi corong semua kegiatan parlemen.

Fungsionaris Aliansi Jurnalis Parlemen (AJP) Sumenep, Hambali Rasyidi, ikut menyayangkan tidak konsistennya penerbitan majalah tersebut. Termasuk juga, diduga distribusi majalah pun tidak diketahui. Mestinya, publik mengetahui karena pasti menggunakan uang rakyat dalam tiap terbitan.

“Anggaran penerbitan Majalah, harus jelas. Sebab, tentu saja tidak sedikit dana yang dikeluarkan pada setiap edisi penerbitan,” katanga.

Senentara, Kepala Bagian Humas dan Publikasi, Sriwahyudi Bintoro mengatakan, penerbitan majalah Parlemen semestinya memang setiap bulan. Tetapi, seringkali tidak tetap waktunya alias molor.

“Kalau soal anggaran penerbitan, silahkan tanya ke Asik (Staf Humas DPRD Sumenep, Red),” kata Siswahyudi Bintoro dalam sambungan teleponnya.

Asik Abdullah, Staf Bagian Humas dan Publikasi DPRD Sumenep, ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui jumlah anggaran penerbitan majalah. Bahkan, ia menyarankan wartawan media ini bertanya langsung kepada Kabag Humas dan Publikasi DPRD Sumenep.

“Saya tidak tahu, coba tanya langsung kepada Kabag (Humas dan Publikasi DPRD Sumenep),” terang Asik.
(bui/tim)

Hot Line:  Bawa Mobil, Bocah 13 Tahun Tabrak Pengendara Motor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here