POLICELINE.CO—Dalam rangka pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, seluruh anggota Lanud Suryadarma, Wingdiktek, Wingdikkal, Kompi Senapan C Paskhas, serta perwakilan ibu Pia Ardhya Garini mendengarkan cerama dari dr. Maxi.,SH.,MH.,Kes Sekretaris 3 KPA Subang serta sekaligus melaksanakan pemeriksaan darah bertempat di kantor Mako Lanud Suryadarma, Senin (21/10).

Pada kesempatan tersebut, seluruh personel diambil sampel darahnya untuk dilakukan tes HIV/AIDS sejumlah 300 orang. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah meluasnya penyakit yang sangat mematikan tersebut.

Kegiatan pemeriksaan HIV ini dilaksanakan oleh RSAU dr. Hoediono beserta Diskes Kabupaten Subang yang dipimpin oleh Mayor Kes dr. A. Ratna Wahyudono dan dari pemeriksaan ini diharapkan tidak ada anggota Lanud Sdm yang terjangkit HIV, dimana setiap personel Lanud Suryadarma mempunyai perilaku hidup yang sehat sehingga terhindar dari HIV/AIDS.

Dalam Sambutannya Komandan Lanud Suryadarma I Wayan Sulaba, S.Sos., M.Sc berharap hasil pemeriksaan nantinya negative semua, Komandan juga berterimakasih atas kedatangan dari pihak dinas Kesehatan Kabupaten Subang yang berkenan datang ke Lanud Suryadarma, ” ini kali pertama pengecekan HIV Aids di Kabupaten Subang mudah-mudan bisa menjadi percontohan bagi kedinasan yang lain yang ada di Kabupaten Subang” ujarnya lebih lanjut.

Pada kesempatan yang sama dr.H.Encep Sugiana Sekretaris 1 KPA Subang, berharap tidak ada yg terinveksi HIV/AIDS, dan seandainya pun ada tidak harus dijauhi atau dikucilkan. “ Tetapi harus di obati secepatnya. Di Kabupaten Subang sudah ada 4 tempat pengobatan di antaranya Rumah Sakit Ciereng, Puskesmas Sukarahayu dan Puskesmas Pamanukan.

Penanganan HIV/AIDS semuanya diketuai langsung oleh Bupati Subang bapak H Ruhimat” ujarnya kepada para anggota dan Ibu PIA yang ikut hadir pada acara ceramah HIV/Aids tersebut.

Pencerama dari kesehatan Kabupaten Subang, sebagai narasumber adalah dr. Maxi.,SH.,MH.,Kes Sekretaris 3 KPA Subang, kali ini penyampaian secara detil apa itu HIV dan Aids. Virus ini hanya menyerang manusia melalui hubungan seksual, jarum suntik narkoba, jarum tato, Asi ibu yang menyusui, hubungan sesama jenis laki-laki dengan laki-laki atau Gay, tetapi tidak ditemukan di hubungan sesama jenis lesbi.

“ Efek yg terjadi apabila tidak segera di obati yaitu kematian, sistem kerja virus ini tidak spontan hari ini melakukan langsung terdetek oleh alat, juga ada jeda waktu sekitar tiga bulan baru bisa terdeteksi” ujarnya Lebih lanjut.

Subang menjadi nomor urut 6 di wilayah Jawa Barat yang banyak terinveksi HIV, mulai dari kalangan pelajar, ibu rumah tangga, pegawai negri sipil, TNI / POLRI, bahkan balita pun ada yang terinveksi. “Upaya yg dilakukan dari dinas kesehata dan Pemda setempat yakni mengadakan pengecekan seperti sekarang ini termasuk memberikan penyuluhan kepada para Wanita Tuna Susila yang ada di wilayah Kabupaten Subang” ungkapnya.

Di akhir sesi penjelasan di adakan tanya jawab, dilanjutkan dengan pemberian cendra mata berupa miniatur pesawat EC 120 B Colibri kepada H. Encep, poto bersama dilanjutkan dengan pemeriksaan yang di awali oleh komdan Lanud suryadarma I Wayan Sulaba, S.Sos., M.Sc dan di ikuti oleh seluruh pejabat beserta ibu PIA. (RED)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here