POLICELINE.CO–Presiden Joko Widodo hari ini dilantik sebagai presiden Republik Indonesia periode kedua bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Jakarta.

Sejumlah media luar negeri menyoroti ketatnya pengamanan pelantikan Jokowi-Ma’ruf ini.

Media asal Singapura the Straits Times menulis, ada sekitar 30.000 tentara dan polisi yang berjaga sepanjang malam di Ibu Kota Jakarta. Tidak seperti pelantikan pada periode pertama 2014 yang dirayakan dengan pertunjukan musik dan kereta kencana di tengah kerumunan ribuan masyarakat.

Laman News.com.au dari Australia menulis Jakarta dalam kondisi diblokade dan puluhan tersangka teroris ditangkapi jelang pelantikan.

Dalam beberapa pekan terakhir lebih dari 36 tersangka teroris, termasuk dua mantan polwan, dibekuk karena merencanakan bom bunuh diri dan merakit bahan peledak.

Pekan lalu, dua tersangka militan simpatisan kelompok teroris ISIS mencoba membunuh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Pandeglang, Banten, tulis media Australia itu.

Hampir semua pemimpin negara ASEAN juga turut hadir dalam pelantikan Jokowi hari ini. Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, pemimpin Vietnam, Myanmar, dan Filipina serta Kamboja juga dijadwalkan hadir.

Selain itu Perdana Menteri Australia Scott Morrison, Wakil Presiden China Wang Qishan dan perwakilan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, juga akan. Total sembilan pemimpin negara dan sembilan perwakilan serta duta besar berbagai negara juga akan menyaksikan langsung pelantikan Jokowi-Ma’ruf.

(mdk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here