Jelang Pilkada Sumenep 2020, Transpransi Anggaran Docking KM DBS III menuai Polemik

0
21
Inilah penampakan KMP Dharma Bahari Sumekar (DBS) III yang di Lounching pada Selasa 14 Agustus 2018 di markas PT. Adiluhung Sarana Segara Indonesia, Bangkalan.(Sumber Foto:IG @Humas_Sumenep)

POLICELINE.CO, SUMENEP–Menjelang Pilkada Sumenep 2020, rumor terkait besaran biaya docking Kapal Motor (KM) Darma Bahari Sumekar (DBS) III milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur makin menggelinding.

Pasalnya, ada segelintir oknum bekas petinggi operator kapal yang diduga “bermain” soal biaya docking dengan harga pembuatan dikabarkan mencapai Rp 39 Miliar.

Sementara berdasarkan pengakuan dari salah satu mantan petinggi PT Sumekar Line (Sekarang PT Sumekar) berinisial AW menyebutkan, bahwa besaran biaya docking kapal bukan Rp 400 juta, melainkan Rp 450 juta.

Dia menyebut, rekanan, PT ASI (inisial PT) memberikan diskon 10 persen atas biaya docking DBS III. 

Sumber terpercaya itu juga menjelaskan adanya uang ratusan juta yang diduga masuk kantong pribadi. Padahal uang itu harusnya di kembalikan kas PT Sumekar atau setidaknya ke kas Pemkab.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sumekar, Moh. Syafi’i saat dihubungi wartawan melalui sambungan telephonnya, Jum’at (13/9/2019) sekita pukul 16.18 Wib. membenarkan soal besaran biaya docking itu. Bahkan dia juga mengatakan, jika ada diskon dari rekanan sebesar 10 persen. 

Kendati demikian, pihaknya mengaku persoalan docking KM DBS III sepenuhnya diserahkan kepada Direktur Operasional PT Sumekar, yakni Zainal Abidin.

Piihaknya juga membantah adanya masalah dalam biaya docking kapal dengan dalih diskon 10 persen sudah dikembalikan. 

Sayangnya, belum sempat menyebut berapa jumlahnya dan kepada siapa dikembalikan, konfirmasi by phone dengan yang bersangkutan mendadak terputus. 

“Bagi saya masalah itu, tidak ada persoalan” ,bebernya beberapa detik sebelum sambungan telepon terputus.

Sebelumnya, sehari setelah peluncuran KMP DBS III, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi seperti dilansir dari salah satu media online menyebutkan bahwa dana yang digelontorkan untuk proyek kapal tersebut mencapai Rp 39 miliar yang diambilkan dari APBD kabupaten Sumenep. Bahkan Wabup sempat menyampaikan kekagumannya, hingga menyebutnya dengan istilah kado spesial bagi warga Sumenep yang telah lama mendambakan transportasi laut yang bagus dan representatif.

Hot Line:  Pasangan Mesum Terjaring Razia di Rumah Kost

“Kapal ini merupakan jawaban atas janji Pemkab Sumenep dalam memperkuat konektivitas antar pulau di Kepulauan Kabupaten Sumenep,” kata Achmad Fauzi, Wakil Bupati Sumenep yang ditulis laman ariyamadura.id edisi publish Rabu, 15 Agustus 2018 pukul 14:06.(link berita :https://ariyamadura.id/2018/08/15/sumenep-launching-kapal-tahan-ombak-kmp-dharma-bahari-sumekar-iii)

(din/mem/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here