Forum Jurnalistik Pesantren Dukung Penyadapan Dihapus Melalui Revisi UU KPK

0
13

POLICELINE.CO, JAKARTA–Salah satu poin penting yang menjadi pertentangan dalam rencana revisi Undang-undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah soal penyadapan.

Hal ini yang kemudian menjadi pertimbangan Ketua Umum Forum Jurnalistik Pesantren,Ustadz Hafidz Marsal lebih setuju penyadapan dihapus melalui revisi UU KPK agar tak disalah gunakan oleh oknum yang diduga memanfaatkan kewenangan tersebut selama ini.

“Penyadapan dihapus sajalah,” ujar Ustadz Hafidz Marsal saat ditanya awak media di Jakarta, Rabu 11 September 2019.

Marsal juga menanggapi mengenai maraknya,l propaganda di sosial media yang mengelorakan penolakan revisi UU KPK yang dianggap menggembosoli lembaga antirasuah tersebut.

“Terutama generasi muda, kami menyarankan supaya kalian yang melek sosmed agar memfilter berita-berita yang menyesatkan itu. Lebih baik baca sendiri revisi UU KPK agar tau isi yang sebenarnya,” imbuhnya mengingtkan.

Marsal pun mengaku heran terhadap pihak-pihak tertentu yang sengaja menggiring opini publik seolah revisi UU KPK melemahkan tugas dan fungsinya dalam memberantas korupsi.

“Padahal dengan adanya revisi UU ini menunjukkan kesungguhan kpk dalam memberantas korupsi lebuh mandiri, berdiri diatas kaki sendiri,” sambungnya menambahkan.

Pria berkacamata ini memastikan bahwa pemerintah selama ini selalu seiring dan sejalan dengan KPK. Maka menjadi sangat aneh ketiak ada tudingan miring terhadap pemerintah.

“Karena faktnta selama ini, pemerintah bergandengan tangan dengan KPK. Untuk itu saya tegaskan sangat mendukung adanya revisi UU KPK ini,” pungkas Ustadz Hafidz Marsal. (Ferry Arbania)

Hot Line:  AS Hikam Ogah Berikan Selamat Terhadap 5 Pimpinan KPK Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here