Pokmaswas Kelautan Ungkap Penampakan Kapal Tanker BBM di Perairan Kebundadap Sumenep

0
78

Sumenep (Policeline.co)–Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kelautan, Sarkawi mengaku kaget dengan penampakan kapal tanker RN (sengaja disingkat) yang dilihatnya dengan kepala sendiri beberapa waktu lalu sedang sandar di perairan yang terletak di kawasan Desa Kebun Dadap, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dalam penelusuran Pokmaswas Kelautan itu ditemukan, jika nahkoda kapal tanjer RJ tersebut sudah di periksa oleh pihal Syahbandar yang berkantor dekat Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

“Hari itu Nahkoda kapal RJ telah di periksa surat-suratnya oleh pihal Syahbandar. Ternyata kapal itu diduga kuat tidak mengantongi izin layar keluar dari wilayah. Hanya mengantongi surat-surat yang dikeluarkan oleh syahbandar Banjarmasin,” demikian Sarkawi, Ketua Pokmaswas Kelautan dilansir Policeline.co, Senin 02 September 2019.

Masih versi Pokmaswas Kelautan, salah satu nahkoda dari kapal tanker BBM berinisial ML sempat mengakui jika kapal yang dibawanya salah karena berani masuk perairan Sumenep yang nota bene sudah keluar dari wilayah Banjarmasin.

“Kapal itu konon di kontrak oleh HA warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan sandar di sebuah dermaga milik MS di kawasan Sungai besar di Kebun Dadap,” imbuh Sarkawi mengurai panjang lebar.

Dari Informasi yang dikumpulkan, lanjut Sarkawi, kapal tanker itu diduga hendak mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebanyak 150 ribu ton dari Sungai Kebun Dadap Kecamatan Sarongi, Sumenep ke wilayah Banjarmasin.

“Karena niat mereka tercium petugas syahbandar, kapal itu kemudian kabur menghindari penangkapan,” tutupnya.

Sementara Supri, Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Kalianget hingga berita ini diturunkan, belum memberikan tanggapan apapun. Konfirmasi via telpon dan pesan WA juga belum terlihat merespon. (tim/fer)

Hot Line:  Satlantas Bojonegoro Tingkatkan Patroli di Daerah Rawan Bencana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here