Sumenep (Policeline.co)–Sungguh malang nasib WW (19), warga Desa Kebunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang menjadi korban perkosaan enam pemuda sekaligus di salah satu kamar kos di Kecamatan Kota Sumenep,, Kamis (25/6/2019).

Sebagaimana informasi yang dihimpun media ini dari Kapolsek Kota Sumenep, diketahui bahwa terungkapnya peristiwa penerkosaan seorang gadis oleh enam pemuda itu, berdasarkan informasi dari masyarakat, jika di salah satu rumah kos diwilayah Desa Kolor, yakni milik H. Musleh telah terjadi tindak pidana pemerkosaan.

“Informasinya dari masyarakat, jika inisial WW warga Desa Kebunan, kecamatan kota, diperkosa enam pemuda di kamar kos,”  kata Kapolsek Kota Sumenep, AKP Widiarti, Kamis (26/7/2019).

Mendapat informasi itu, Kapolsek Kota langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya, Kapolsek Kota bersama jajarannya menjemput korban WW untuk dilakukan pemeriksaan.

Dan dari hasil pemeriksaan terhadap korban WW, dijetahui jika pelaku pemerkosaan tersebut adalah pacarnya sendiri, serta kelima temannya.

Mereka adalah RQ, warga jln Begisar Desa Pamolokan, MZ warga Kecamatan Tambelangan kabupaten Sampang, SB warga  jln Meranggi Kelurahan Kepanjen, HL warga Desa Pamolokan, OP warga Kecamatan Gapura, serta FR warga Desa Paberrasan.

“Sampai saat ini, baru empat pelaku yang diamankan. Sedangkan dua pelaku lainnya, yakni  OP dan FR masih dalam pengejaran. Tapi saat dihubungi melalui sambungan teleponnya kedua pelaku tersebut akan menyerahkan diri,” jelasnya.

Menurut Kapolsek Kota Sumenep, peristiwa pemerkosaan tersebut terjadi bermula dari korban WW diajak pacarnya inisial OP ke Kosannya di Desa Kolor milik H. Musleh, pada hari Kamis 25/07/2019.

Sesampai di rumah Kost korban di beri minuman yang rasanya gac enak.

“Sesuai keterangan korban WW, minuman yang diberikan oleh OP rasanya tidak enak agak ketir ketir,” terangnya.

Namun, dari hasil penggeledahan di tempat kejadian peristiwa (TKP) tidak ditemukan barang yang mencurigakan.

Selanjutnya, OP yang merupakan pacar dari korban WW pada hari tu pula (Kamis) mengajak melakukan persetubuhan, tapi setelah selesai melampiaskan perbuatan bejatnya OP keluar dengan mengunci WW didalam kamar.

“Setelah OP selesai melakukan perbuatan bejatnya kepada WW, langsung meninggalkkan korban di dalam kamar dalam keadaan terkunci. Selanjutnya teman OP yang lain melakukan perbuatan bejat secara bergantian,” terang Widi, sapaan akrab AKP Widiarti.

Bahkan, HL melakukan aksi bejatnya sampai dua kali. 

“Akibatnya, Korban sampai saat ini masih shock dengan peristiwa yang telah dialaminya,” pungkasnya. 

Sementara barang bukti (BB) yang diamankan polisi dari tempat kejadian perkara, berupa 1 (satu) unit sepeda motor, selimut yang di buat alas waktu melakukan aksi bejat 6 pemuda terhadap kotban. (raw/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here