Surabaya,(Policeline.co) —-

Lajimnya sebutan popular, mulai Era Soekarno, Era Soeharto hingga Jaman Now (Jokowi) bahwa Daerah Jatim disebut tolok ukur Nasional dalam eskalasi Ipoleksosbudhankam.

Dan hal itu tidak main-main, bila kita simak gagrak Politik Pramunas PG di bulan Desember 2019 dengan cermat dan hati lapang maka akan tampak keberadaan (eksistensi) Ketum PG Airlangga Hartarto Dua Periode ini tampak makin mantul (mantap betul).

” Ya, Eksistensi Ketum PG Airlangga Hartarto Dua Periode Makin Mantul, ” tandas Ketua Depidar (Dewan Pimpinan Daerah) Soksi Jatim.

Penguatan Eksistennya Bung Airlangga Hartarto kian baku, ketika Duet Kompak Kepemimpinan PG Jatim, H. Zainudin Amali dan Sahat Tua Simanjuntak menggelar Silaturahmi di Jakarta ini melibatkan kehadiran konkrit Ketua & Sekretaris PG Kab/Kota seluruh Jatim.

Jumlahnya 38 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PG Kab/kota itu total mengikuti Deklarasi & Pernyataan Dukungan Langsung kepada Ketum PG Bung Airlangga Hartarto untuk Memimpin Kembali PG dalam periode 2019 – 2024, di hotel Rizt Carlton Jakarta pada 13 Juli 2019 (Malam Minggu Kliwon).

“Deklarasi & Dukungan Total dari PG Jatim itu merupakan wujud dan fakta sospol bila PG Jatim menyatakan Dukungan Terbuka Buat Ketum PG Airlangga Hartarto Dua Periode ini di Jakarta.

Itulah sejarah yang diguratkan oleh PG Jatim dan sekaligus menunjukkan kesejatihan dirinya sebagai tolok ukur Nasional atas Dukungan Daerah-Daerah yang mayoritas, kabarnya pun konkrit meminta Airlangga Hartarto Dua Periode Memimpin DPP PG,” ungkap Krt. Masjhur Assaaf HN selaku Ketua Soksi Jatim.

Saya pun tentu mendukung Bapak Airlangga Hartarto, kata Prana Yudha Mahardhika, Waket Soksi Jatim pada kesempatan lain.

Yudha yang juga anggota DPRD Jatim ini berpendapat tidak persoalkan figur yang mencalonkan diri sebagai Caketum.

“Asal figur – figur itu tulen kader PG yang apalagi pengalaman menjadi pemimpin di partai maupun pemerintahan. Dan terpenting pula adalah Golkar eksis dan makin baik ke depannya,” tutur Yudha.

Menurut Didit E. Soetjahyo, pengusaha muda sukses dan aktivis Soksi ini, bahwa keberadaan Ketum PG Airlangga Hartarto yang maju mimpin PG lagi ini adalah sah-sah saja. Karena tidak ada batasan jabatan Ketum PG itu.

“Tetapi, Ketum AH haruslah tata ulang ‘Team Workingnya’ dalam kepengurusan mendatang agar memperkuat organisasi mendirikan dan didirikan PG ini berperan aktif konkrit sebagai ujung tombak di masyarakat,” lontar Waket Soksi Jatim, Gus Tjahyo panggilan akrabnya.

Tidak ketinggalan, Sekretaris Soksi Jatim, Hennry Soeharto yang beri warning cukup tajam ini.

“Peluang manis dan mantul bagi Ketum PG Airlangga Hartarto Dua Periode itu tergantung kekuatan komitmen.

“Saya sangat berharap serius atas komimen DPD I & DPD II itu konsisten sikapnya Dukung AH. Dan mereka tidak tergoda iming-iming lhoo sehingga komitmennya solid dan niscaya pula Eksistensi Ketum AH Dua Periode makin mantul juga moncer, yang memungkinkan pula beraklamasi,” pungkas Hennry aktivis Fokusmaker yang lagi di kawasan kota Dingin ini. (ME).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here