Doa Mustajab, Ketua MKGR Jatim Dr. H. Kodrat : Dapil 9 Dapat 3 Kursi di DPRD Jatim 2019, Untuk Siapakah?

0
138

Surabaya (Policeline.co)–
, sosok Ketua MKGR Jatim Dr. Haji Kodrat Sunyoto punya ‘krentek’ hati nan tulus ini tiba-tiba di hari Hut ke 59 MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong), ini Ormas Pendiri Golkar bersama Kosgoro 1957 dan Soksi.

Kodrat pun bermunajat ke hadirat Ilahi untuk memohon Dapil 9 meliputi Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan dan Ngawi ini memperoleh 3 kursi kedudukan anggota DPRD Jatim buat Caleg Golkar di Dapil 9 itu.

Kodrat yang juga Sekretaris FPG di DPRD Jatim ini ternyata berharap serius doanya terkabul dengan menindaklanjuti munajat dan doa tulus di kota Suci Makkah, belum lama ini.

“Saya baru pulang umroh kemarin, dan langsung reses di kecamatan Ngimbang Lamongan dilanjut hari ini di kecamatan Glagah dan sorenya reses juga ke Paciran,” tandas Kodrat (2/3/19), yang maju lagi Caleg dari Dapil Gresik dan Lamongan bernomor urut 1 Partai Golkar.

Lalu buat siapakah 3 kursi kedudukan Caleg di Dapil 9 itu?

Kodrat Sunyoto memang tidak merinci dan sebut nama dengan gamblang, siapa sajakah Caleg Golkar yang berpotensi duduk sebagai wakil rakyat terhormat di Dprd Jatim periode 2019-2024 ini?

Namun dari studi referensi dan gagrak upaya para Caleg PG di Dapil 9 ini muncul sosok yang di antaranya Sahat T. Simanjuntak, Hj. Atika Banowati dan H. Hadi Purwanto.

Tiga orang tokoh PG itu memang patut dinominasikan sesuai kredibilitas masing-masing meski masih ada beberapa nama lain berderet tanpa mengurangi rasa hormat jika kinerjanya lebih faktual dan Tuhan pun mengabulkannya pula.

“Bila saya berharap dapat 4 kursi sesuai no partai kita,” celetuk Atika di WA, dan dia merupakan Srikandi PG dari Ponorogo yang maju kembali di dapil sama.

Hot Line:  Ribut Soal Penutupan Kos Mesum, Siapa Berbohong?

Selain dia sebagai orang Mataraman, ada Hadi Purwanto asli Magetan yang juga getol menggalang massa, termasuk konsolidasi para saksi.

Agak unik adalah sosok Caleg Sahat T. Simanjuntak, ia berdarah Batak tapi paham kultur Jawa dan sebagai Sekretaris PG Jatim yang juga Ketua FPG Dprd Jatim ini bernyali ‘tarung’ di Dapil 9 yang dihadapi juga tokoh-tokoh dari partai lain itu, konon cukup berbobot.

Sahat punya pengalaman, ia sempat duduk di Dprd Jatim 2 periode dari Dapil Surabaya.

Koleganya pun banyak dari berbagai profesi dan jargonnya yang “setia bersahabat” ini pun efektif. Tetapi di Dapil Mataraman tentu berbeda, meski Sahat ini biasa terbuka dan seperti disarankan oleh temannya dari Pacitan yang tanpa mau disebutkan namanya, bahwa nurutnya Sahat akan adabtasi sejenak dan kiat ala Mataramannya pun perlu dijabarkan dengan santun.

Ya, supaya klop dengan Doa Mustajabnya Kodrat tersebut.
(MA.@@)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here