Babinsa Bluto Dampingi Petani Penyemprotan Hama Padi

0
285

SUMENEP,POLICELINE.CO – Untuk mengantisipasi serangan hama atau penyakit pada tanaman padi, Babinsa Desa Sera Timor Koramil 0827/04 Bluto Sertu Hartadi melaksanakan pendampingan  penyemprotan  tanaman padi di Dusun Ares Timor Desa Sera Timor Kecamatan Bloto Kabupaten Sumenep. Sabtu (9-2-2019).

Penyemprotan tanaman padi jenis varietas Ciherang di lahan seluas 1 hektare milik Bapak Asmuni penyemprotan dengan menggunakan satu unit handsprayer dan mendapatkan pendampingan dari Babinsa setempat.

Dilakukannya penyemprotan pada tanaman padi dengan tujuan untuk menjaga tanaman agar terhindar dari segala gangguan hama sehingga pertumbuhannya tetap optimal yang pada akhirnya dapat memproduksi hasil panen yang maksimal. Gangguan tersebut bisa datang dari Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa serangan hama dan penyakit, adanya gulma, dan lain-lain.

Sertu Hartadi mengatakan, waktu penyemprotan yang baik, pada pagi hari yaitu ketika air embun mulai hilang dan sebelum terik matahari menyengat atau antara pukul 08.00 hingga menjelang pukul 11.00.  
Saat matahari menyengat wereng akan bersembunyi sehingga kesulitan untuk kontak dengan insektisida. Untuk itu jangan menyemprot saat panas terik dan kering, atau saat angin sangat kencang dan bila akan turun  hujan, terangnya.

Sedangkan pada sore hari, penyemprotan dilakukan pada pukul 15.00 hingga menjelan pukul 17.00. Lakukan penyemprotan pada pangkal batang padi, karena saat itu wereng biasanya menetap pada pangkal batang padi, tambahnya.

Danramil 0827/04 Bluto Kapten Inf Imam Fitri Harto mengungkapkan, tanaman padi merupakan komoditas utama di indonesia. Dalam perawatan tanaman padi, membutuhkan teknik-teknik dan strategi khusus. Terlebih ketika tanaman padi mulai diserang hama dan penyakit. “Untuk mengendalikan serangan hama dan penyakit, maka dibutuhkan teknik menyemprot tanaman padi yang tepat dan benar,”ujarnya.

Hot Line:  Pembakaran Bendera Berlafaz Tauhid Dapat Picu Konflik Di Masyarakat

Kapten Inf Imam Fitri Harto menyampaikan, agar proses penyemprotan hama padi ini berjalan dengan cepat, dirinya memerintahkan para Babinsa untuk membantu para petani melakukan penyemprotan. Teknik penyemprotan adalah salah satu kegiatan dalam mengendalikan serangan hama dan penyakit untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman padi.

“Penyemprotan sekilas tampak mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun, tetapi karena bahan-bahan penyemprotan membutuhkan banyak campuran yang terkadang mengandung racun, maka tidak boleh dilakukan secara sembarangan,”ungkapnya.

Menyemprot tanaman tidak melulu harus keseluruhan bagian tanaman, cukup dibawah permukaan daun, karena disinilah letak mulut daun berada. (yud/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here