GP Ansor soal Dana Kemah Pemuda: Kita Sesuai Prosedur

0
208

Jakarta – Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut selain dana Rp 2 miliar ke pihaknya, ada juga dana Rp 3,5 miliar ke GP Ansor untuk pelaksanaan Kemah Pemuda Islam 2017. GP Ansor memberi penjelasan. 

“Ya betul (ada dana Rp 3,5 miliar), dan kita sudah sesuai prosedur. Secara prosedur kita ikuti, sesuai aturan. Dari awal sampai akhir, secara teknis GP Ansor telah terpenuhi, begitu,” kata Anggota Panitia Kemah Pemuda Islam dari GP Ansor, Safaruddin, saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/11/2018). 

Safaruddin merupakan panitia kemah pemuda yang mewakili GP Ansor memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada Senin (19/11) lalu. Safaruddin menyebut diperiksa polisi sejak pukul 10.00 WIB hingga tengah hari. 

“Kita jelaskan teknis pelaksanaan seperti apa. Secara administrasi seperti apa, dua hal itu, yang penting kita dari GP Ansor secara prosedural memenuhi, secara teknis dari pelaksanaan kegiatan kita jalankan, sehingga clear tidak ada masalah,” tutur Safaruddin. 

Mengenai rincian peruntukkan Rp 3,5 miliar yang diterima GP Ansor, Safaruddin menyebut keterangan itu sudah menjadi domain polisi.

“Kalau itu kan di penyidik sudah kita sampaikan, kaitan sama isi penyelidikan, mungkin bisa konfirmasi ke sana. Tapi kita clear, dari polisi dari audit, kan ada audit BPK segala macam, dari Kemenpora juga ada fungsi pendampingan, selama ini kita tidak ada masalah,” terangnya. 

Safaruddin menyatakan, GP Ansor ditarget mendatangkan 10.000 peserta di kemah pemuda itu. Pada kenyataannya yang hadir dari GP Ansor melebihi jumlah tersebut. 

Ditanya mengenai munculnya usul kemah pemuda berasal dari Kemenpora, Safaruddin menyebut dirinya hanya pelaksana teknis.

“Kalau itu kita kurang tahu saya pelaksana teknis. Soal kronologi pelaksanaan seperti apa, saya kurang tahu,” tanggapnya. 

Hot Line:  Sarana Keakraban, Babinsa Bluto Adakan Komsos Bersama Warga

Sebelumnya usai diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penyimpangan dana kemah, Dahnil Anzar mengatakan inisiasi dibuatnya kegiatan bersama Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor berasal dari Menpora Imam Nahrawi. 

Imam, menurut Dahnil, ingin dibuatkan kegiatan bersama yang intinya dimaksudkan agar menunjukkan tidak ada konflik horizontal di masyarakat di tengah isu-isu negatif soal pemerintah. 

“Kemudian dari situ, dari proposal yang disampaikan oleh timnya Mas Fanani (Ahmad Fanani), mewakili Pemuda Muhammadiyah, itu Pemuda Muhammadiyah diberikan fasilitasi untuk memobilisasi peserta sekitar Rp 2 miliar. Nah sedangkan GP Ansor Rp 3,5 miliar,” ujarnya, Sabtu (24/11). 

Hingga saat ini belum ada penjelasan dari Kemenpora terkait acara kemah pemuda Islam ini. detikcom coba menghubungi pihak Kemepora namun belum ada respons.

(rna/fdn/dtk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here