Gunungsitoli (PoliceLine) – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Kota Gunungsitoli terkait dugaan indikasi penyimpangan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2017 DesaTeluk Belukar, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli Sumatera Utara, Kata Kepala Inspektorat Kota Gunungsitoli Motani Telaumbanua,SH telah rampung.

“Sebelum adanya laporan pengaduan masyarakat, sebelumnya sudah kita tangani sejak bulan april lalu, dan yang jelas LHP nya sudah ada” Kata Motani saat dihubungi wartawan via selulernya, Rabu (21/11).

Untuk diketahui, dugaan indikasi penyimpangan pengelolaan dana desa teluk belukar tahun anggaran 2017 telah dilaporkan oleh Organisasi Masyarakat Gerakan Perjuangan Nias (GAPERNAS) pada bulan Agustus 2018 lalu kepada Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli karena diduga kuat adanya kerugian keuangan negara mencapai ratusan juta rupiah.

Sebelumnya, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Hendra Praja Arifin, SH yang ditemui wartawan diruang kerjanya,(16/11) mengatakan bahwa tindaklanjut dari laporan ORMAS GAPERNAS yang telah diterima pihaknya pada tahap pulbaket dan puldata.

“Berkas laporan tersebut saat ini ada di meja kerja Kajari dan tinggal menunggu ditandatangani setelah adanya hasil audit dari inspektorat, namun hingga kini Inspektorat belum menyampaikan hasil auditnya kepada kita” kata Kasi Intel.

Menurut Kepala Inspektorat Kota Gunungsitoli, Motani Telaumbanua, SH bahwa pihak Kejaksaan Negeri Gunungsitoli belum pernah menyurati Inspektorat untuk meminta hasil audit dana desa teluk belukar 2017.
“Surat permintaan hasil audit dari kejaksaan belum pernah kita terima” Jelas Motani.(az).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here