Sumenep (PoliceLine) – Sebanyak 55.000 orang yang berprofesi sebagai guru Se-Jawa Timur pada Peringatan Hari Guru Nasional, HUT Ke-73 PGRI Tahun 2018 memadapati Stadion A. Yani Pangligur Jl. Payudan Barat Desa Pabian Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Sabtu, (17/11/2018).

Hadir pada kegiatan tersebut Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep Letnan Kolonel Inf. Ato Sudiatna. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB tersebut mengambil tema “Wujudkan Guru Sebagai Penggerak Perubahan Mewujudkan Indonesia Cerdas Berkarakter Dalam Revolusi Industri 4.0”.

Turut hadir dalam acara Gubernur Jawa Timur Dr. H. Sukarwo, Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim, M.Si, Wakapolres Sumenep Kompol Sutarno S.Sos, Wakil Bupati Sumenep Ach. Fauzi SH, Sekda Kab. Sumenep Ir. Edy Rasyadi, M.S.i, Ketua umum PB. PGRI (Dr. Unifah Rasyidin M.Pd, Ketua PGRI Provinsi Jatim Drs. H. Ichwan Sumadi M.M.

Adapun susunan acara diawali dengan pembukaan, menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan menyanyikan lagu Mars PGRI dan Mars Jawa Timur. Sebanyak 300 orang sebagai penari muang sangkal juga dipersembahkan kepada tamu undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim, M.Si, menyampikan; Kita bisa menghadiri peringatan hari guru nasional, hut ke-73 persatuan guru Republik Indonesia, dan hari aksara internasional ke-53 tahun 2018 provinsi jawa timur di kabupaten sumenep.

“Atas nama pemerintah kabupaten sumenep menyampaikan selamat datang di kabupaten sumenep dan terima vkasih kepada gubernur jawa timur atas kepercayaannya kepada sumenep sebagai tuan rumah pada peringatan hari guru nasional, HUT PGRI dan hari aksara Internasional tingkat Provinsi Jawa Timur,” kata Bupati Sumenep.

Selamat datang pula kepada seluruh guru dari kabupaten maupun kota di jawa timur di kabupaten Sumenep – Madura. Saya sampaikan, di Sumenep memiliki 126 pulau, 27 kecamatan (9 di kepulauan) dan 330 desa memiliki kekayaan luar biasa di bidang wisata yang tidak akan ditemukan di daerah lainnya diantaranya satu pulau istimewa yakni pulau gili iyang yang memiliki kandungan oksigen terbaik nomer dua di dunia setelah yordania, “papar KH. A. Busyro dalam menyampikan sambutannya”.

Di pulau ini ada 157 penduduk yang usianya di atas 100 tahun dan ada yang masih bertahan selama 5 generasi, sumenep juga memiliki empu keris terbanyak di dunia mencapai 640 empu atau pengrajin.

Setengah bulan lalu Kabupaten Sumenep sukses menggelar festival keraton dan masyarakat adat asean yang dihadiri para raja sultan dan pangeran se asean yang dibuka langsung oleh Presiden Jokowi. Kabupaten Sumenep dipilih sebagai tuan rumah FKMA karena saat ini memiliki keraton satu-satunya di jawa timur. Harapan saya para guru jangan dulu beranjak dari sumenep jika belum menikmati destinasi wisata di sumenep, baik sejarah, kuliner dan alamnya.

Hadirin yang berbahagia, meskipun secara geografis sumenep ada di paling pojok jawa timur, tetapi kabupaten sumenep akan selalu menjadi yang terdepan memajukan bangsa, termasuk di bidang pendidikan.

Bahwa lembaga pendidikan di sumenep dari TK hingga SMP berjumlah 1.287 dengan rincian TK 475 lembaga, SD 645 lembaga dan SMP 167sementara itu guru dan tenaga kependidikan mencapai 10.389 orang dengan jumlah siswa mencapai 98 ribu 630 siswa. Sejak tahun 2010 pemerintah kabupaten sumenep berhasil menurunkan 79 ribu 620 buta aksara, sehingga tahun 2016, kabupaten sumenep meraih penghargaan anugerah aksara dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Demikian pula, harapan sekolah meningkat dari 12,39 tahun menjadi 12, 74 tahun di tahun 2017 rata-rata lama sekolah juga meningkat dari 4,77 tahun menjadi 5,22 tahun.

Profesi guru, secara geografis bisa dikatakan guru-guru di kabupaten sumenep adalah guru yang paling berat tantangannya, bayangkan para guru dari daratan untuk mencapai sekolah tempat mengabdi harus menghabiskan waktu sampai 24 jam, itupun harus melewati berbagai pulau oleh karena itulah, pemerintah daerah setiap tahun meng-alokasikan anggaran dari APBD Kabupaten Sumenep untuk meningkatkan kesejahteraan para guru non PNS di Kabupaten Sumenep berupa tunjangan guru bagi guru honorer k2 sebesar 8,2 milyar, tunjangan guru bagi guru honorer non k2 sebesar 3,7 milyar dan bantuan transport sebesar 3,6 milyar.

Guru digugu dan ditiru dipercaya dan dikuti seorang guru bukan hanya bertanggung jawab mengajar mata pelajaran yang menjadi tugasnya, melainkan juga mendidik moral, etika, integritas, dan karakter. Eksistensi guru sangat luar biasa. bahung saya falsafah orang madura ada ungkapan bhapak babuk guru rato. Posisi guru ada di nomer tiga setelah ayah dan ibu, bahkan diatas Rato atau Pemerintah hal itu simbol betapa kita semua berhutang budi kepada guru kita semua memiliki hutang kepada para guru-guru yang telah membimbing kita karena tanpa mereka, tidak mungkin kita bisa hadir di tempat ini.

Oleh karena itu, kami menyampaikan selamat Hari Guru Nasional, HUT PGRI ke-73 dan hari aksara internasional ke 53. terakhir, selaku tuan rumah kami menyampaikan maaf manakala ada kekurangan dan hal lainnya yang tidak berkenan di hati para undangan dari seluruh jawa timur.

Kegiatan Peringatan Hari Guru Nasional, HUT ke – 73 PGRI dan Hari Aksara Internasional ke – 53 tahun yang digelar oleh Kabupaten Sumenep yang bertempat di Stadion A. Yani Pangligur Jl. Payudan Barat Desa Pabian Kecamatan Kota dalam pengamanan serta pemantauan pihak aparat. Beberapa Personil dari beberapa instansi diterjunkan guna dalan pelaksanaannya dapat berjalan dengan aman serta kondusif.

Beberapa Personil yang diterjunkan dalam pengamanan diantaranya; Anggota TNI dari Kodim 0827 sebanyak 60 orang, Polri dari Polres Sumenep 300 Personil, Dishub Kabupaten Sumenep sejumlah 20 Personil dan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumenep berjumlah 30 Personil. Pada pukul 10.20 WIB Peringatan Hari Guru Nasional, HUT Ke-73 PGRI Tahun 2018 selesai dengan tertib dan aman. (sur/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here