Police Line. Berdalih meneruskan ‘usaha’ suaminya yang sudah meninggal, wanita ini mengajak anaknya membuat dan menjual buku nikah palsu dan diedarkan di wilayah Koja, Jakarta Utara. Keduanya diringkus aparat Polsek Koja setelah mendapat laporan dari warga terkait buku nikah abal abal tersebut.

Tersangka BS,50,, dan anaknya, SLH,30, selama ini diduga komplotan pemalsu buku nikah yang beredar di wilayah Koja dan Cilincing.

Kapolsek Koja, Kompol Budi Cahyono menyebutkan dari hasil pemeriksaan ibu dan anak itu sudah melakukan aksinya sejak almarhum suami (mantan pegawai KUA Cilincing) meninggal sejak 2017 lalu.

“Kita amankan pada Jumat 9 November sekitar jam 23.00 WIB atas dasar aduan warga di unit layanan SPK kami. Setelah ditelusuri ada delapan buku nikah palsu dari KUA Cilincing dan Koja yang mereka sudah edarkan,” ujar Budi, Rabu (14/11/2018).
Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 263 ayat 1 KUHP tentang Pemalsuan dengan ancaman hukuman 6 Tahun penjara. SLH mengaku dirinya hanya menjadikan kegiatan memalsukan buku nikah sebagai kerja sampingan. (yahya/b)

#poskotanews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here