Nurliani (19) tidak menyangka perkenalan di media sosial dengan Alpin Trio Tanjung akan berujung petaka.

Nurliani disetubuhi secara bergiliran oleh Aplin dan temannya, Ridwan. Kemudian, Nurliani ditinggalkan begitu saja usai disetubuhi secara paksa oleh kedua pelaku.

Atas ulahnya ini, petugas Polres Padangsidimpuan akhirnya menangkap Alpin di kediamannya Kelurahan Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu (11/11/2018).

Sedangkan pelaku lainnya, Ridwan, saat ini masih melarikan diri dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Di Mapolres Padangsidimpuan, Senin (12/11/2018), Alpin hanya bisa tertunduk lesu ketika digiring oleh petugas.

Menurut Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, Alpin dan Nurliani awalnya berkenalan lewat media sosial Facebook.

Pada Sabtu (10/11/2018) malam, keduanya janjian bertemu di pasar tradisional di Padangsidimpuan. Nurliani pun memenuhi ajakan itu karena memang ingin belanja di lokasi.

Saat itu, Alpin dan Ridwan telah menunggu Nuriani.

“Setelah jumpa, kedua pelaku langsung membawa korban ke Sipirok dengan sepeda motor,” kata Hilman.

Sesampainya di Sipirok, kedua pelaku membujuk korban untuk melakukan hubungan badan. Namun, korban menolak.

Namun karena kalah tenaga, Alpin dan Ridwan berhasil melancarkan aksi bejatnya.

“Korban tidak mau lalu kedua pelaku memaksa,” kata Hilman.

Tak sampai di situ, kedua pelaku membawa korban kembali ke Padangsidimpuan. Mereka pun membawa korban ke salah satu hotel dan kembali menyetubuhi Nurliani secara bergiliran.

“Di hotel itu keduanya juga mencabuli korban,” kata Hilman.

(nan/tribunmedan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here