Ilustrasi/net

POLICELINE. Taufik Hidayat (22) pemuda asal Sumbawa Nusa Tenggara Barat, kejadian pada hari minggu (06/11/2018) pukul 18.30 wib di rumah korban Dusun Talunrejo Desa Sembulung Kecamatan Cluring.Banyuwangi Jawa Timur. Rabu (07/11/2018).

Kini Taufik Hidayat harus meringkuk dijeruji besi Polsek Cluring karena diduga melakukan persetubuhan terhadap keponakan yang masih duduk dibangku sekolah dan masih bau kencur.

Korban adalah Mawar (16) (nama samaran) yang tidak lain adalah keponakan tersangka yang masih duduk dibangku sekolah SMA kelas X, koran tinggal bersama keluarganya didusun Tanjungrejo desa Sembulung kecamatan Cluring.

Korban dipaksa melayani nafsu bejatnya karena diancam hendak dibunuh jika teriak apalagi tidak mau melayani.

Awalnya korban diajak tersangka ke kota (Banyuwangi) untuk mengambil paketan, kembali sampai rumah pukul 18.30 wib, saat itu dirumah keadaan sepi dan korban sedang melipat baju, dari situ tersangka muncul pikiran jahatnya.

Pada saat korban hendak pergi belajar ke rumah temannya tiba-tiba tersangka melarangnya, namun korban tetap saja menolak sambil berlari keluar rumah, lalu tersangka mengejar dan menarik korban kembali kedalam rumah.

Setelah didalam rumah tersangka dimasukkan kedalam kamar lalu diancam mau dibunuh jika korban teriak.

takut diancaman, akhirnya korban pasrah keperawanannya direnggut oleh paman sendiri. dengan cara, pelaku memeluk dan menciumi sambil membuka baju dan celana hingga korban telanjang.

Melihat korban telanjang, pelaku langsung membuka baju sendiri lalu menyetubuhi korban. Selesai meniduri, pelaku memberi uang kepada korban sebesar Rp.9000 rupiah selanjutnya pelaku meninggalkan korban begitu saja.

Setelah kejadian itu korban menceritakan kelakuan bejat pamannya kepada sang nenek HPS(50).Mendengar cerita itu nenek korban melaporkan kepada anaknya bernama Ytmn 43). Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Cluring bersama Sbl (34) bibik korban dan Ytmn (43).

Keterangan tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Iptu B Mandrias melalui Kanit Reskrim Ipda Sadimun.

“Tersangka mengakui bahwa kejadian tersebut benar adanya dan Tersangka akan dijerat pasal 76 D jo pasal 81 ayat (1) dan (2) Undang – Undang RI No. 35, tahun 2014 tentang perlindungan anak”.jelas pungkasnya

Tersangka ditahan kepolisian

(Daff/BBM)

Berita ini tayang sebelumnya di beritabisnismasakini.com dengan judul:
Paman Bejat ‘tunggangi’ Keperawanan keponakan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here