Habiburokhman: Wajar Bupati Boyolali Dilaporkan Ke Polisi

0
227
Bupati Boyolali Seno Samodro (IST)

POLICELINE. Anggota Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-Cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Habiburokhman menilai pernyataan Bupati Boyolali Seno Samodro sebagai bentuk ujaran kebencian.

Seno melakukan hal tersebut saat demonstrasi aksi bela ‘Tampang Boyolali’ pada Minggu (4/11) di gedung Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Jawa Tengah. Saat berpidato, Seno mengucapkan umpatan untuk Prabowo dalam bahasa Jawa. 

Menurut Habiburokhman penggunaan kalimat yang dilontarkan Seno bisa mengarah pada ujaran kebencian. Terlebih masyarakat sudah tahu maksud dari kalimat tersebut sudah keterlaluan dan kasar.

“Itu memang bukan sekedar mencemarkan nama baik pak Prabowo tapi itu juga, menurut kami bentuk ujaran kebencian,” kata Habib kepada wartawan di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Selasa (6/11).

Pelapor Bupati Boyolali bernama Ahmad Iskandar di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin, 5 November 2018/net

Seno, kata Habiburokhman, sudah jelas melanggar UU No 7/2017 yang melarang seorang pejabat melakukan tindakan yang menguntungkan atau yang merugikan salah satu pasangan calon. Untuk itu, wajar jika Bupati Boyolali dilaporkan ke Kepolisian.

“Karena ini delik umum sehingga tidak harus yang merasa dirugikan yang melaporkan, kami berharap persoalan ini bisa diusut tuntas secara hukum pihak-pihaknyang nanti terbukti bersalah bisa mempertanggungjawabkannya,” ujarnya.

 [rmol] 

Hot Line:  Dilaporkan ke Polda Aceh, Ini Kata Bang Iyong Soal Mantan Plt Kadis Parpora Tamiang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here