Badrut Tamam/Net

POLICE LINE. Badrut Tamam, Bupati Pamekasan, mengaku sudah tidak mempunyai partai koalisi. Hal itu ditegaskan usai disinggung salah seorang anggota DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akan ketidak harmonisannya dengan partai koalisi, Kamis (01/11/2018).

Selain itu, Harun Suyitno menyatakan program prioritas (janji politik) pasangan ‘BERBAUR’ tidak masuk pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2019, pada Selasa (30/10) lalu.

Padahal, dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pamekasan, pada hari Rabu (27/06/2018) lalu, pasangan ‘BERBAUR’ (Badrut Tamam – Raja’e) didukung oleh empat partai koalisi, diantaranya; PKB, PAN, Gerindra dan PKS.

Lucunya, politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyatakan pihaknya hanya berkoalisi dengan rakyat (bagaikan kacang lupa kulitnya), sedangkan untuk parpol pihaknya saat ini tidak mempunyai koalisi. “Kita sudah tidak punya partai koalisi, koalisi kita hanya dengan rakyat, koalisi rakyat Pamekasan.

Bahkan, Bupati Pamekasan itupun meremehkan kapasitas anggota DPRD Pamekasan dari partai PKS. “Jadi, kalau ada beberapa anggota DPRD yang seperti itu suruh belajar kembali pada saya,” singgungnya pedas.

Untuk diketahui, Bupati Pamekasan Badrut Tamam dan Wakil Bupati Raja’e resmi dilantik Gubernur Jawa Timur, Soekarwo Senin (24/9/2018) pagi.

(Fai/mem/bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here