Kuasa Pelapor Apresiasi Sikap ‘Jantan’ Ahmad Dhani

0
241

SURABAYA, POLICELINE.CO— Setelah sebelumnya mangkir pada panggilan penyidik akhirnya musisi Ahmad Dhani Prasetyo memenuhi panggilan Polda Jawa Timur (Jatim), Rabu (24/10/2018). Dhani memenuhi panggilan pemeriksaan terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan proyek investasi villa.

Pentolan grup band Dewa 19 itu datang dengan menumpangi mobil Hyundai warna putih. Saat turun dari mobil, Dhani terlihat memakai kaus hitam bertuliskan tauhid dengan didampingi kuasa hukumnya, Kristiawanto.

Ditanya soal kesiapan menghadapi pemeriksaan penyidik soal kasusnya, Dhani menegaskan tidak terlibat langsung dengan kasus tersebut. Menurutnya, proyek villa tersebut adalah urusan dirinya dengan mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Dia hanya membuat agreement (persetujuan) dengan Eddy.

Untuk itu, Dani menganggap perkara itu tidak masuk ranah pidana. Bahkan ketika membayar Rp 200 juta, Ahmad Dhani mengaku hanya sebagai itikad baik saja. “Karena ternyata Mas Eddy sudah ditanyai polisi. Mas Eddy bilang itu tanggung jawab beliau,” kata Ahmad Dhani.

Terpisah, sikap ‘jantan’ Dhani untuk memenuhi panggilan penyidik ini diapresiasi oleh Arif Fathoni, kuasa hukum pelapor Zaini Ilyas.

“Alhamdulillah akhirnya ADP mau memenuhi panggilan penyidik, ini contoh yang baik dari publik figur, meskipun dalam konstitusi kita kedudukan warga negara sama dimuka hukum. Saya berharap, setelah pemeriksaan ini, penyidik segera melakukan gelar perkara, dan segera mengambil kesimpulan atas hasil rangkaian proses penyidikan yang telah dilakukan,” ujar Arif Fathoni saat dikonfirmasi, Rabu (24/10/2018).

Sebagai pelapor, Arif juga berharap pihaknya segera mendapat kepastian hukum atas pasal-pasal yang mereka laporkan.

“Ada serangkaian janji yang diucapkan terlapor sehingga pelapor mau mengucurkan uang. Dia (Dhani) berjanji mengembalikan uang tersebut 30 hari, dan bakal ada penambahan keuntungn 5 persen kepada klien kami. Semua itu dilakukan karena faktor kepercayaan sehingga tidak pernah diperjanjikan secara tertulis,” tambah Arif.

Hot Line:  Penyelesaian Sengketa Lahan Gunungsari Terkesan Sarat Rekayasa

Sesuai agenda, Dhani dipanggil penyidik Ditreskrimum Polda Jatim sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Beberapa waktu lalu, Dhani dilaporkan Moh Zaini Ilyas melalui kuasa hukumnya, Arif Fathoni.

Dalam laporan itu, Dhani dianggap melakukan penipuan karena tidak melunasi utang sesuai perjanjian. Utang-piutang tersebut untuk proyek pembangunan villa di Kota Batu pada 2016. Namun, sampai saat ini belum dilunasi.

Ahmad Dhani sebelumnya dua kali mangkir dari panggilan penyidik Polda Jawa Timur (Jatim), yakni pada Rabu (17/10/2018) dan Senin (15/10/2018).

 (eno/dut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here