Police Line, Jakarta – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto membantah kunjungan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ke Panglima Kostrad Letnan TNI Jenderal Andika Perkasa diwarnai kepentingan pribadi.

“Wah engga lah. Kapolri kan ke sana mau silahturahmi,” kata Setyo di kawasan Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Ahad, 23 September 2018.

Tito menemui Andika Perkasa di Markas Kostrad, Jakarta Pusat. Beredar kabar dalam pertemuan itu, Tito ingin meredam isu rencana Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Inspektur Jenderal Arief Sulistyanto yang akan menangkap mantan Kepala Badan Intelijen Negara, AM Hendropriyono, yang juga mertua Andika.

“Info dari mana itu? Tidak ada yang seperti itu. Hanya silaturahmi saja,” kata Setyo.

Hendropriyono disebut-sebut terlibat dalam kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia Munir Said Thalib. Berdasarkan laporan akhir hasil penyelidikan tim pencari fakta kasus pembunuhan Munir, Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) meyakini temuan TPF memuat nama sejumlah pejabat BIN yang belum pernah diperiksa dan diadili dalam kasus Munir.

Sejak awal, sorotan memang tak pernah luput mengarah kepada Hendropriyono yang memimpin BIN ketika Munir tewas dibunuh dengan racun arsenik pada 7 September 2004. Hendropriyono pun sudah berkali-kali menampik dugaan keterlibatan dirinya dalam pembunuhan Munir. 

(Tmp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here