Pemantauan Jagung Siap Panen Oleh Babinsa Meddelan Serda Dedy Wahyudi

Sumenep(Policeline.co)- Babinsa Meddelan Serda Dedy Wahyudi anggota Koramil 05/Lenteng Kodim 0827 Sumenep melaksanakan upaya khusus pendampingan terhadap petani dalam rangka mensukseskan program swasembada pangan khususnya di wilayah Kecamatan Lenteng. Minggu, (9/9/2018).

Hal lumrah yang dilakukan, selain harus tanggap dalam mengemban tugas pokok dalam Binter, ternyata Anggota Koramil jajaran Kodim 0827 Sumenep juga piawai turun ke sawah dalam mendampiungi dan membantu petani melakukan pemantauan tanaman jagung yang siap panen.

Pada kesempatan kali ini, dilahan jagung milik Bapak H. Natun (50) di Dusun Tonggal Desa Meddelan Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep yang mana tanaman jagung milik warganya tersebut terbilang siap untuk dipanen. Nampak terlihat dengan serius perbincangan Pak Natun dengan Babinsa Meddelan Serda Dedy Wahyudi ditengah areah ladang jagung.

H. Natun selaku warga mengaku senang dengan keberadaan Babinsa yang sering berkeliling di lahan-lahan para petani, mengingat kegiatan tersebut secara tidak langsung dapat memberikan motivasi dan kendala yang jadi penghambat dalam bertani dapat dicarikan solusi oleh Pak Babinsa.

Dalam percakapannya, Serda Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa dalam kondisi normal, budidaya tanaman jagung dapat dipanen kurang lebih pada usia sekitar 3 bulan (sekitar 86-96 hari). Pada usia ini nampak terlihat batang dan daun jagung mulai mengering.

“Ini menandakan bahwa jagung di dalam juga sudah mengering dan siap untuk dipanen. Cara pemanenan dapat dilakukan dengan cara manual atau pemacokan terhadap batang jagung atau dengan memetik jagungnya saja,” ungkap Babinsa.

Pemanenan secara manual memerlukan tenaga kerja yang banyak untuk memanennya. Setelah jagung dipanen kemudian dijemur kembali sampai kering, selanjutnya baru dipipil dengan mesin pemipil. Setelah jagung terpipil dijemur kembali agar benar-benar kering.

Ya, apabila berkeinginan nilai jual jagung semakin tinggi, dapat mengeringkannya lagi agar kadar airnya benar-benar tinggal sedikit kemudian jagung dipipil dengan mesin pemipil, “pesannya”.

Komitmen Koramil 0827/05 akan terus mendampingi petani melakukan pekerjaannya. “Ini semua kita lakukan tidak lain hanya untuk memotivasi para petani, agar terus bersemangat menanam jagung untuk menuju Kecamatan Lenteng siap swasembada pangan,” tutupnya. (sur/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here