Cegah Penularan Wabah, Babinsa Kalianget Bantu Beri Vaksin Difteri

0
258

Sumenep (Policeline.co)- Akhir-akhir ini hampir di seluruh wilayah sedang digalakkan vaksin anti Difteri. Penyakit Difteri merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Corynebacterium Difteriae, bakteri ini menyerang selaput lendir dan juga tenggorokan serta terkadang dapat mempengaruhi kulit.

Merebaknya penyakit difteri membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep terutama Kecamatan Kalianget bekerja sama dengan Puskesmas setempat mengambil langkah pencegahan dalam bentuk imunisasi.

Sesuai yang di perintahkan oleh Kapten Taryono selaku Danramil 0827/02 Kalianget melalui penyampaian pada apelnya beberapa hari yang lalu untuk para Babinsa diwilayah masing-masing agar aktif mendukung serta membantu pelaksanaan pendampingan pemberian vaksin Difteri yang akan dilaksanakan pihak Puskesmas Kalianget ke Desa wilayah binaan Koramil Kalianget.

Pada kesempatan kali ini, Sertu Budi Harsono Babinsa Desa Kalianget Timur menyikapi perintah tersebut dirinya bergegas berkoordinasi satu hari sebelumnya dengan pihak Puskesmas Kalianget yang mana pada hari ini dilaksanakan pemberian vaksin imunisasi Difteri kepada siswa Paud, TK Kumarajaya dan SDN Timur I Kalianget di Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Senin, (23/7/2018).

Pada saat dikonfirmasi oleh awak media pendim Sertu Budi Harsono menyampikan bahwa target pemberian Vaksin Difteri untuk tingkat TK dan Paud yang mana umur 3 sampai 7 tahun sebanyak 93 anak sedangkan tingkat SD target umur 7 sampai dengan 12 tahun sebanyak 231 anak.

Hasil dilapangan sesuai fakta nyata yang dapat diberikan vaksin Difteri untuk tingkat Paud dan TK hanya 83 anak (Umur 3-7 tahun), begitu juga untuk tingkat SD hanya 229 anak (Umur 7-12 tahun).

Disela-sela pendampingannya Babinsa Koramil 0827/02 Kalianget Sertu Budi Harsono mengatakan bahwa, “Difteri merupakan penyakit baru dan berbahaya untuk itu diharapkan para wali murid begitu juga guru pengajar selalu waspada, apa bila mengetahui si murid mengalami gejala yang mirip dengan gejala Difteri agar segera menyampaikan kepada orangtuanya atau bisa langsung memeriksakan ke puskesmas terdekat agar segera mendapat penanganan medis,” ungkapnya.

Hot Line:  Babinsa Koramil 0827/18 Kangean Melaksanakan Anjangsana Dengan Warga

Pada saat sudah terkena penyakit ini bakteri akan mengahalangi jalan pernafasan sehingga akan membuat si penderita kesulitan untuk bernafas .
“Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang mengerikan, kenapa?… Karena penyakit ini mudah menular dan termasuk infeksi serius yang bisa menyebabkan kematian, bakteri ini akan mudah menginfeksi orang yang kekebalan tubuhnya lemah dan sangat berbahaya pada anak,” pungkasnya.

Pelaksanaan pemberian vaksin Difteri tersebut dilaksanakan mulai pada pukul 08.30 sampai dengan 10.00 WIB. Tim medis dari pihak Puskesmas diantaranya;
1) Ny. Nurul wahyuni Amd, keb.
2) Ny. Mila Amd, kep.
3) Ahmad Mobaroq Amd, kep.
4) Normawati S, kep, Ns.
5) fitri purnama sari Amd, kep.
6) Rahmawati Amd, kep.
7) Eva yustianingsih Amd, kep.
8) Evana Amd, kep.

(sur/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here