JAKARTA,POLICELINE.CO- Kementerian Perhubungan menegaskan penerbangan balon udara membahayakan dunia penerbangan, oleh sebab itu kegiatan ini dilarang. Tradisi ini pun banyak terjadi di Pulau Jawa khususnya daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Kondisi ini pun dikeluhkan oleh para pilot baik dari domestik maupun internasional. Setidaknya hingga hari ini sudah sebanyak 84 pilot yang melaporkan.

Pelarangan ini pun sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, bahwa setiap pelanggar dapat diancam pidana 2 tahun penjara dan denda Rp500 juta bila menerbangkan balon udara.

“Ini sudah kita koordinasikan dengan Polda Jatim dan Jateng, sudah banyak yang dihentikan kegiatan penerbangan balon udara. Ingat ini bisa dikenakan denda dan hukuman kurungan,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers di Kantor Kemenhub, Jakarta, Minggu (17/6/2018).

Direktur Jenderal Hubungan Udara Kemenhub Agus Santoso menambahkan, kondisi ini ironis ditengah penerbangan Indonesia baru saja mendapat pencabutan larangan dari Uni Eropa. Oleh karena itu, dia menghimbau untuk tak lagi menerbangkan balon udara dengan ketinggian pesawat terbang.

“Jangan sekali-sekali menerbangkan balon udara apalagi tembus ke angkasa di ketinggian 10.000 meter. Ini melanggar aturan, perlu ditindak,” tegasnya.

 (okz)

Hot Line:  Anggota "KPK" Ditangkap Polisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here