Jurnalis: Agus Rahardja
POLICELINE.CO–Belasan pemudik pejalan kaki pingsan dan ditangani petugas Pos Pelayanan Medis di Pelabuhan Bakauheni selama arus mudik Lebaran dari H-7 pada Jumat yang lalu hingga Selasa Malam, 12Juni 2018.

Salah seorang di antaranya Nur Aisyah, yang hendak pulang bersama keluarga ke Gisting, Kabupaten Tanggamus. Warga Jakarta ini merupakan pemudik pejalan kaki. Naik kapal di Dermaga I. Berangkat dari rumah pagi, tetapi baru tiba malam di Bakauheni karena lama menuju Merak.

Yati, sang ibu, mengatakan putrinya memang belum makan. Saat buka puasa baru minum teh dan sepotong pastel. “Di kapal sih belum pingsan, tetapi pas mau turun di Dermaga I tubuhnya lemas,” katanya.

Rio, petugas paramadis yang bertugas, mengatakan pada hari Selasa, 12 Juni 2018, mereka menangani empat pasien. Salah seorang di antaranya seorang warga Talangpadang, Tanggamus, yang pura-pura pingsan dan mengaku-aku dihipnotis di dalam kapal.

Menurut Rio, banyak jenis penyebab para pemudik pingsan, namun umumnya akibat gangguan pernafasan dan lambung. Ia memperkirakan mereka kurang asupan karena sedang berpuasa atau stress menghadapi perjalanan mudik.

KSKP Bakauheni AKP Tresno Sigit mengatakan mereka menyiapkan belasan petugas di pintu masuk dan keluar untuk memonitor penumpang yang sakit. “Termasuk memata-matai orang yang hendak berbuat kriminal,” ujarnya.

(gus/rhj/fer)

Hot Line:  Gegara First Jalan Berlubang, Kendaraan Macet hinhga 19 KM di Lampung Tengah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here