Sumenep (Policeline.co) – Kondisi tanah yang baik akan berpengaruh pada pertumbuhan tanaman, terutama pada perakaran dan batang pohon jagung. Dengan begitu, tanaman pengganggu yang mengakibatkan rusaknya tanaman baik jagung maupun padi yaitu “Gulma atau petani menyebutnya rumput liar” sekalipun pada tanaman tersebut gembur.

Teknik pengendalian gulma pada dasarnya dapat dilakukan dengan berbagai teknik seperti secara manual, mekanis, teknik budidaya maupun dengan penggunaan bahan kimia yaitu dengan herbisida.

Pada saat ini guna memaksimalkan hasil panen, Babinsa Ramil 0827/19 Sapeken Sertu Isugianto melaksanakan Giat Upsus (Upaya khsus) yang mana membantu pembersihan gulma atau rumput liar diseputaran tanaman jagung dilahan milik Bapak Laesi dengan menggunakan teknik manual yaitu mencabut rumput liar menggunakan tangan.

Kegiatan tersebut ia lakukan bersama petani warga binaan, dengan areal pembersihan gulma luas 0.7 Ha, di Desa Saseel Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Minggu, (13/5/2018).

Dijelaskan oleh Sertu Isugianto bahwasanya, kehadiran gulma pada lahan pertanaman jagung tidak jarang menurunkan hasil dan mutu biji. Penurunan hasil bergantung pada jenis gulma, kepadatan, lama persaingan, dan senyawa allelopati yang dikeluarkan oleh gulma.

“Secara keseluruhan, kehilangan hasil yang disebabkan oleh gulma melebihi kehilangan hasil yang disebabkan oleh hama ataupun penyakit, meskipun demikian kehilangan hasil akibat gulma sulit diperkirakan karena pengaruhnya tidak dapat segera diamati,” ungkapnya disela-sela membantu Pak Laesi.

Kapten Inf. Sutrisno selaku Komandan Koramil 0827/19 Sapeken sedikit mengulas bahwa jagung merupakan salah satu tanaman serealia yang tumbuh hampir diseluruh dunia dan tergolong spesies dengan variabilitas genetik yang besar dan dapat menghasilkan genotipe baru yang dapat beradaptasi terhadap berbagai karakteristik lingkungan.

Hot Line:  Kunker Kasdam V/Brw ke Kodim 0827 & Tinjau Lokasi RTLH Wilayah Sumenep

“Dalam sejarah budidaya tanaman, jagung sudah ditanam sejak ribuan tahun yang lalu dan diduga kuat bersal dari Benua Amerika,” tutupnya.

(sur/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here