Sertu Guno Bantu Serta Berbagi Pengalaman Pasca Panen Jagung

0
402

Sumenep (Policeline.co) – Penanganan pasca panen jagung merupakan sebuah proses untuk mendapatkan hasil panen yang sesuai standar kualitas dan mutu. Oleh karena itu, penanganan ini bisa dikatakan sebagai sebuah stragegi untuk mengurangi resiko gagal panen.

Tindakan pasca panen merupakan proses integral dan berkesinambungan, seperti yang saat ini dilakukan oleh anggota Koramil 0827/12 Dasuk Sertu Guno W, yang mana pada hari ini Sertu Guno membantu memanen Jagung dilahan milik Bapak Suhri di Dusun Mandungan Desa Mandungan Laok Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Senin, (30/4/2018).

Kegiatan Pendampingan yang dilakukan Babinsa Ramil 12/Dasuk terhadap Kelompok Tani (Poktan) “Bunga Pancar” tersebut guna untuk mendukung mengoptimalkan swasembada pangan nasional sesuai yang sudah diintruksikan oleh Pemerintah.

Dijelaskan oleh Sertu Guno disela-sela membantu beliau mengatakan bahwa pemanenan jagung bisa ditentukan melalui pengamatan visual maupun teoritis, secara visual jika tanaman jagung telah menguning dan mengeras maka siap panen. Sedangkan secara teoritis, tanaman jagung bisa dipanen setelah delapan minggu sejak masa keluar bunga. “jelas Sertu Guno”.

“Penundaan proses pengeringan menimbulkan kontribusi yang besar terhadap tumbuhnya jamur sehingga berakibat pada kualitas jagung yang menurun,” kata Sertu Guno.

Perlu diketahui juga, tanaman jagung sebagai tumbuhan budi daya pada saat pemanenan pasti tidak lepas dari masalah-masalah yang terjadi. Diantaranya terjadinya “Penyusutan Kuantitas” yang mana dapat terjadi akibat tertinggal atau tercecer di lapangan, selanjutnya “Penurunan Mutu”, penurunan mutu hasil jagung dapat terjadi karena berbagai sebab, penyebab umum yang sering terjadi adalah butir rusak atau menjadi kecambah. “imbuhnya”.

Ditempat yang sama Pak Suhri yang tergabung di Kelompok Tani (Poktan) “Bunga Pancar” tersebut mengungkapkan, kegiatan pendampingan ketahanan pangan begitu juga mengasih arahan serta berbagai ilmu berkaitan dengan pasca panen yang dilakukan oleh Babinsa Koramil Dasuk kepada petani khususnya saya pribadi pada umumnya warga masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani.

Hot Line:  Babinsa Koramil Sapeken Ajak Warga Binaan Peduli COVID-19

“Kami mengharapkan kerjasama petani dan TNI dalam bidang pertanian terus dilanjutkan demi menciptakan ketahanan pangan, juga kemandirian bagi masyarakat petani khususnya di kecamatan Dasuk,” tutup Suhari.
(sur/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here