Misteri Dibalik Penembakan Warga Lutim Yang Tewas Ditangan Polisi

0
386

Penembakan Terhadap Warga Lutim Hingga Tewas Oleh Petugas Diduga Ada Unsur Kesengajaan?

POLICELINE.CO–Kapolres Luwu Timur, AKBP Leoanardo Panji Wahyudi, menyebutkan Amril terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi hingga meregang nyawa saat mengamuk dengan sebilah parang lantara diduga pengaruh obat Pil PCC, Selasa (19/2/2018) kemarin.

Dia juga menambahkan, karena tindakan pelaku saat itu sudah mengancam keselamatan jiwa masyarakat sekitar dan petugas yang akan mengamankannya, maka pihaknya mengarahkan tembakan ke arah kaki pelaku dengan tujuan melumpuhkan dan melepaskan tembakan.

Namun, sasaran peluru tak mengenaik kaki Amril, malah mengenai pingga dan perut. “Anggota polisi yang mengejar pelaku memberi tembakan peringatan. Namun tetap saja mengacungkan parangnya. Selanjutnya dilakukan tembakan ke arah kaki, pelaku tetap berdiri dan melawan petugas hingga akhirnya tersungkur,” tutur Kapolres Leonardo.

Leonardo juga mengatakan pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas tersebut dengan menembak pelaku, karena pelaku sudah di luar kendali dan mengancam nyawa banyak orang di sekitar.

“Dengan terpaksa kita lakukan tindakan tegas dengan menembak yang bersangkutan. Kita bersyukur karena tak ada korban jiwa dari masyarakat sipil,” ungkap Leonardo.

Sementara, kakak kandung Amril, Alimuddin tak membenarkan pernyataan Kapolres Luwu Timur jika petugas kala itu bermaksud melumpuhkan, malah pihak keluarga Amril menuding petugas dengan sengaja menembak pada bagian perut dan dada.

“Waktu saya mandikan adik saya sebelum dikuburkan pak, tidak ada bekas peluru dibagian kakinya, cuma luka lecet saja, bekas peluru yang ada cuma di bagian pinggang satu, sama di bagian dada, ada juga luka di kepala pak tapi tidak tahu apa yang kena itu karena hanya darah saja yang keluar,” kata Alimuddin dikediamannya, Selasa (20/2/2018).

Hot Line:  Diminta Pantau Rumah Kos, Kasatpol PP Berdalih Kesulitan

Ia juga mengaku sangat menyayangkan tindakan pihak kepolisian yang menyebabkan kematian adiknya Amril. “Itu mi juga di sayangkan pak, kenapa tidak dilumpuhkan saja,” tambahnya.

 (**/InKt@)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here