Bupati dan Wabup Sumenep Diperiksa Kasus PT WUS, Advokat Azam Khan: Semoga Tim Pidsus Kejati Tak Masuk Angin

0
2501

POLICELINE.CO– Advokat kawakan asal Sumenep yang saat ini menetap di Ibu Kota Jakarta, yakni AZAM KHAN & PARTNERS berharap kasus dugaan korupsi PT WUS terus diusut tuntas ke akar-akarnya dan menyeret semua oknum pejabat tanpa pandang bulu, agar menimbulkan efek jera dan tidak lagi merugikan keuangan negara.

Advokat yang juga berkecimpung di ILC ini menduga, bahwa skandal kasus besar miliaran rupiah di PT WUS melibatkan banhak pihak terkait yang perlu dibidik oleh pihak Kejati Jatim.

“Skandal korupsi PT WUS itu, nggak mungkin lah berdiri sendiri hanya apa yang di lakukan oleh tersangka doang (Sitrul Arsy,mangan Dirut PT WUS,red). Pasti ada keterllibatan yang lainnya, setidak-tidaknya turut serta, seperti dalam pasal 55 KUHP. Jadi, sebenarnya ini kasus sudah lama. anehnya baru-baru aja tercium korupsinya,” ungkap Azam Khan, kepada Policeline.co, seperti dilansir Policeline.co, Senin 19 Pebruari 2018.

Azam khan menganalogikan korupsi PT WUS seperti berjemaah dan sangat mustahil dilakukan hanya perorangan.

“Logika hukumnya, Bukan hanya sholat saja yang berjamaah, namun korupsi PT WUS ini, pasti berjamaah juga . Kenapa? karena antara satu dengan yang lainnya pasti ada keterkaitannya,” tandasnya menambahkan.

Azam juga menyindir, apabila dirinya yang ditunjuk sebagai lawyer kasus tersebut, pihaknya menargetkan semua pihak yang selama ini diduga terlibat namun terkesan tidak tersentuh itu, pasti akan dibongkar ke akar-akarnya.

“Seandainya saya diminta jadi lawyernya saya bongkar semua, tapi dengan sarat klien saya terbuka dan tidak menutup nutupi. Jadi, intinya biar terang benderang bukan hanya sholat saja yg berjamaah namun korupsi begini juga pasti berjamaah juga karena antara satu dengn yg lainnya pasti ada keterkkaitannya. Itu syarat saya jika dia pakai lawyer saya,”pungkasnya.

Hot Line:  Kejari Lambar Bidik Dugaan Pungli Sertifikat Prona Pesibar

Seperti marak diberitakan media sebelumnya, Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, A Busyro Karim dan Achmad Fauzi, diperiksa oleh tim penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Selasa (7/11/2017) lalu.

Pemeriksaan terhadap keduanya ini, guna mendalami kasus dugaan korupsi dana partisipating interest yang dikelola PT Wira Usaha Sumekar, BUMD Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura.

Bupati Busyro dan Wabup Fauzi diperiksa sebagai saksi di lantai 7 kantor Kejati Jatim Jalan A Yani Surabaya. Busyro diperiksa dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah, sementara Fauzi diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan pejabat PT WUS.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Richard Marpaung membenarkan hal ini. “Bupati dan Wabup-nya datang memenuhi panggilan pemeriksaan. Namun Bupatinya selesai duluan dan saat ini Wabup masih diperiksa. Keduanya berstatus saksi,” ujar Richard kepada wartawan.

Dia menjelaskan, Busyro dipanggil untuk pertama kalinya dan langsung hadir. Sementara Fauzi hadir setelah dipanggil untuk kedua kali. 

KORUPSI: Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, A Busyro Karim dan Achmad Fauzi, dalam suatu kegiatan. Kini keduanya diperiksa Kejati Jatim untuk mendalami kasus dugaankorupsi dana partisipating interest yang dikelola BUMD (PTWUS) Sumenep. (Istimewa)

(dut/fer/pol/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here