Objek Wisata di Madura Minta Nyawa

0
336

POLICELINE.CO–Objek wisata kolam renang yang terletak di bukit Goa Lebar menelan korban jiwa. Seorang bocah perempuan, Salsabilla atau biasa dipanggil Abel (8), siswa salah satu SD di Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang ditemukan mengambang di kolam renang Goa Lebar, Jalan Pahlawan, Kecamatan Sampang, Minggu (11/02/2018) sekitar pukul 12.00 wib.

Informasi yang dihimpun, peristiwa naas menimpa bocah asal Dusun Gunungah, Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan berawal saat korban bersama rombongan teman-temannya berenang di kolam tersebut didampingi orang tuanya. Namun, sejumlah orang tua yang mendampingi anak-anak mereka memilih beristirahat di salah satu gazebo yang terletak sekitar objek wisata dimaksud.

Karena diduga tidak bisa berenang, korban ditemukan mengambang oleh sejumlah anak-anak lainnya yang saat itu tengah berada di kolam tersebut. Sontak, teman korban yang melihat langsung berteriak minta tolong. Orang tua serta penjaga kolam renang mengangkat korban dan langsung melarikannya ke RSUD Sampang. Namun, saat tiba di rumah sakit pelat merah tersebut, dokter jaga menyatakan bahwa korban sudah tidak bernyawa lagi.

Arif, selaku pengelola objek wisata kolam renang Goa Lebar dimaksud mengungkapkan jika ada sekitar 15 orang dalam rombongan yang datang dari Kecamatan Pangarengan. Ia membenarkan adanya insiden tersebut yang menelan korban jiwa meninggal dunia.

“Rombongan dari Kecamatan Pangarengan ada sekitar 15 orang yang datang kesini. Awalnya para orang tua menemani dan mengawasi anak-anaknya yang berenang. Namun, sesaat kemudian sejumlah orang tua yang tadi berada di pinggir kolam renang memilih beristirahat di salah satu gazebo sekitar kolam renang. Sekitar pukul 12.00 wib, ada salah satu anak dari rombongan itu menemukan korban sudah mengambang, ketika diangkat korban masih bernyawa dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Namun saat tiba di rumah sakit dokter menyatakan sudah tidak bernyawa,” ungkapnya, Minggu (11/02/2018).

Hot Line:  Kominfo Luruskan Pemberitaan terkait FPI di Lokasi Bencana

Tetpisah, Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman melalui Kasatreskrim AKP Hery Kusnanto mengatakan jika perkara peristiwa tersebut ditangani oleh Polsek Kota Sampang. Tetapi pihak Satreskrim Polres Sampang juga turut melakukan penyelidikan. Apakah peristiwa tersebut ada unsur kesengajaan atau kelalaian. Pihaknya juga masih mengumpulkan data dan keterangan dari pengelola kolam renang dan keluarga korban.

“Kami masih melakukan pemeriksaan dari segi keamanan lokasi wisata kolam renang itu. Apakah ada tim penolong jika ada insiden seperti itu, atau memang tidak ada, dan siapa yang menjadi penanggung jawab di objek wisata kolam renang itu. Untuk korban sendiri sudah dilakukan visum luar, dan saat ini jenazah korban sudah dibawa pihak keluarganya ke rumah duka. Untuk lokasi wisatanya sementara ini memang belum kami tutup karena masih menunggu hasil pemeriksaan, apakah ada unsur kelalaian dari pihak pengelola kolam renang itu, atau ada penyebab lainnya. Jadi kami masih belum bisa menyimpulkannya untuk saat ini,” pungkas Perwira Pertama (Pama) Polri dengan 3 balok di pundaknya tersebut.

(msa/sri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here