POLICELINE.CO (SURABAYA) —Mendadak masyakat Jawa Timur geger dengan beredarnya video anatir yang berisi rekaman seorang perempuan cantik tengah duduk di ranjang atau hospital bed pasien menangis sesenggukan.

Dalam pengakuan pasien cantik yang terlihat menangia dalam video itu, menunjuk salah satu perawat laki-laki yang tengah tertunduk itu, agar mengakui kalau telah berbuat tidak senonoh terhadap isi kutang pasien.

“Ya, kamu ngaku dulu. Kamu pegang (cut)..saya khan, kamu remas-remas sampai dua atau tiga kali kamu masukin tanganmu khan…….(cut, Red) Ayo ngaku”, demikian pasien dalam video tersebut dilansir POLICE LINE, Kamis 28 Januari 2018.

Entah siapa yang pertama kali menyebar Video tersebut, namun yang jelas video yang berdurasi 7.40 menit itu dengan cepat menyebar dari ponsel ke ponsel, bahkan di sejumlah grup WA aktivis dan Wartawan Surabaya.

Disaat dan tempat yang sama dalan video tersebut, tampak si perawat pria yang tertunduk malu dan ekspresi ketakutan mengaku khilaf dan langsung menyalami tangan pasien pedempuan yang masih terlihat lemas dengan selang infus mebempel di lengan kanannya.

“Maaf saya khilaf”, jawabnya dengan suara gemetar dan penug penyesalan.

Hingga berita ini diunggah, belum diketahui nama rumah sakit maupun oknum perawat yang diduga melakukan pelecehan seksual tersebut.

Namun, informasi yang menyebar dikalangan wartawan menyebutkan, jika terjadinya pelecehan tersebut memang di salah satu hospital dikawasan Surabaya.

“Pelecehan di salah satu hospital Surabaya, ” ujar sumber yang beredar dikalangan awak media nasional tersebut.

Kabar adanya dugaan pelecehan disalah satu hospital Surabaya ini juga mengundang perhatian Ketua aktivis hukum KONTRA’SM,yakni Zamrud Khan.Pihaknya berharap agar pihak kepolisian pengusut kasus pelecehan seksual tersebut.

“Kami ikut prihatin, semoga pihak-pihak terkait, termasuk kepolisian agar segera menyelidiki dugaan pelecehan seksual di salah satu hospital, seperti yang sudah menjadi konsumsi publik. Ini penting karena khawatir pihak korban mengalami tekanan mental dan trauma,”,ungkap Zamrud Khan,Ketua Kontra’SM yang juga adik kandung pengacara kondang Indonesia Lawyer Club (ILC) Azam Khan ini, kepada Redaksi Policeline.co,Kamis 25 Januari 2018.

(Fer/GDW/Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here