Diduga Hamburkan-Hamburkan Dana Desa, Pj Kades Dipolisikan

0
491

POLICELINE.CO-Dana Desa yang merupakan program pemerintah pusat dalam mengentas kemiskinan di daerah – daerah tertinggal, Malah dimanfaatkan oleh pihak – pihak yang tidak bertanggungjawab. Seperti Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2016 di Desa Lolohia, Kecamatan Mandrehe Barat, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara diduga tidak jelas. Akhirnya PJ Kepala Desa atas nama Taufik Hidayat Hia, S.Pd, M. Pd tersebut secara resmi di laporkan oleh sejumlah masyarakat ke Polres Nias, Senin (15/01/2018).

“ Telah kami sampaikan laporan dugaan indikasi penyimpangan atas pengelolaan dana desa tersebut kepada inspektorat Kabupaten Nias Barat pada tanggal 19 Desember 2017 lalu, dan kami lanjutkan membuat laporan resmi kepada Kepolisian Resort Nias di Gunungsitoli pada tanggal 20 Desember 2017 keesokan harinya. Pihak Polres Nias telah meminta dokumen awal dan telah kami serahkan, “ Tutur seorang warga kepada Media Pewarta ini, yang meminta namanya tidak disebutkan.

Menurut sejumlah warga desa, Bahwa pelaksanaan kegiatan pembangunan yang sumber dananya dari dana desa tahun anggaran 2016 untuk desa lolohia tersebut, Kuat dugaan banyak hal yang terselubung yang tidak sesuai pada Bestek maupun RAB. Misalnya; Pembangunan Jalan dari Dusun I ke Dusun II jalan yang diaspal tidak memenuhi volume yang ada di dalam RAB.

“ Sesuai pada RAB yang kami peroleh, Pekerjaan Pengaspalan seharusnya menggunakan 4 lapisan material. Mulai dari batu besar sampai pada pengaspalan, Sementara tidak demikian faktanya dilapangan. Sebab jalan sebelumnya merupakan jalan setapak, ” Ungkap warga.

Di jelaskan mereka, Pekerjaan yang tidak sesuai tersebut dapat dibuktikan dengan hasil pekerjaan yang kondisinya saat ini memprihatinkan, Padahal belum 1 tahun usai dikerjakan. Selain itu, Adanya pengalihan anggaran pada kegiatan gotong royong dan pembentukan BUMDES ke pembiayaan ATK, serta terdapatnya pembayaran upah kerja yang di markup, Beber warga.

Hot Line:  Polisi Awasi Penggunaan Dana Desa

Warga yang tidak dapat menikmati pembangunan dari dana desa tersebut, Kecewa dan Kesal. “ Kami warga desa menyayangkan sikap Pj. Kades yang juga salah seorang ASN di salah satu SKPD di Kabupaten Nias Barat dan tim pelaksana kegiatan dana desa yang tidak berpihak pada masyarakat, Namun lebih mementingkan keuntungan pribadi dan golongannya, ” Ujar para warga.

Informasi dihimpun, Tim pengelola membagi – bagikan uang pada masyarakat sebesar 290 ribu rupiah/KK, Dengan alasan sisa anggaran.

Akhirnya masyarakat tersebut menitipkan harapan melalui Pewarta media ini kepada Yth, Bapak Kapolres Nias untuk segera melakukan penyelidikkan dan menetapkan tersangka pada dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa tersebut.

(AZB/Red/GNC )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here