LPKP2HI Ikut Mengecam Perampasan Motor Kredit FIF Sumenep

0
565

POLICELINE.CO–Perampasan sejumlah unit speda motor kredit FIF Sumenep yang melibatkan beberapa anggota Polres Sumenep kian memanas setelah banyaknya pembela dari tokoh masuarakat,LSM hingga kalangan Advokat.

Mohammad Hasan, salah satu advokat sekaligus Presiden Lembaga pengawas korupsi dan pemantau penegak hukum indonesia ( LPKP2HI)asal Sumenep turut angkat bicara mengecam kebijakan Kapolres AKBP Fadilah Zulkarnaen, yang belum sebulan menjabat menggantikan Kapolres sebelumnya AKBP Pinora.

Hasan yang saat ini berdomisili di Surabaya ini menyesalkan adanya perampasan speda motor kredit di Sumenep beberapa hari yang lalu.

” Apapun alasannya, debt collector yang merampas motor, jika itu benar terjadi, maka sudah masukk ranah kriminal. Harusnya, polisi itu berpihak pada masysrakat, bukan malah sebaliknya, ikut membantu mendampingi perampasan “ungkap Mohammad Hasan dilansir Redaksi Policeline.co Rabu 3 Januari 2018.

Pria yang juga dikenal dekat dengan ketua Dewan Pers ini menandaskan, perampasan motor dijalanan, apalagi kendaraan kredit masyarakat kecil.

“Motor di halalkan di eksekukusi asal ada perintah pengadilan dan menunjukkan sertifikat fidusia.dan pihak polisi tidak bisa membekingi pengusaha,leasing karena hal itu masuk ranah perdata,”tandasnya.

Pria yang belakangan sibuk sebagai advokat ini dengan tegas mendukung kebijakan AKBP Pinora saat menjabat Kapolres Sumenep yang memerintahkan tembak ditempat bagi debt collector yang melakukan perampasan motor kredit.

“Justru kita dukung kebijakan Kapolres sebelumnya AKBP Pinora,”imbuhnya lagi menadaskan.

Sejumlah debt collector dikawal anggota polisi saat melakukan penyitaan speda motor kredit.(Istimewa)

Hasan mengingatkan, syarat eksekusi yang dianggap legal setidaknya, menurut dia harus memenuhu tiga unsur, diantaranya surat tegoran dari pihak leasing, ijin Pengadilan dan menunjukkan sertifikat fidusia

“Baru bisa minta di dampingi polisi sebagai intitusi otoritas keamanan dalam melakukan eksekusi,”pungkasnya kepada Policeline.co.

Saat perampasan motor kredit di Sumenep, pemilik kendaraan merasa malu terhadap tetangga mereka karena khawatir disangka pelaku kejahatan

(Fat/Arb/Fer/Tim)

Hot Line:  Minimalisir Advokat Abal-Abal, LAWYER & LEGAL Gandeng FH UNITOMO Gelar Pendidikan Calon Advokat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here