Jurnalis : Agus Rahardja, Police Line Biro Sumatera

POLICE LINE: Pencurian marak di Lampung. Dalam semalam, tiga rumah warga desa Legundi, kecamatan Ketapang, kabupaten Lampung Selatan dibobol kawanan pencuri, Sabtu (9/12/201) sekitar pukul 01.30 WIB. Ketiga korban yakni Sahili (27), Fahri (27), dan Saleha (34).

Korban Sahili mengaku pelaku yang masuk melalui pintu belakang dengan mendongkel daun pintu tersebut berhasil menggasak 1 buah laptop,  2 buah ponsel dan sebuah tabung gas elpiji ukuran 3 kg (tabung gas melon).

“Biasanya alarm hp bunyi pukul 02.00, namun kali  ini kok tidak berbunyi. Nggak tahunya maling telah masuk rumah, dan mengambil laptop, dua buah android dan tabung gas yang masih terpasang di dapur,” kata Sahili kepada media dirumahnya, Sabtu (9/12/2017).

Sedangkan Fahri (27), korban lainnya mengatakan dua buah tabung gas yang berada di dapur juga lenyap digasak kawanan pencuri.

“Saat akan tidur sekitar pukul 01.00 WIB, memang saya mendengar suara motor bolak balik di depan rumah. Namun tidak saya hiraukan,” kata Fahri.

Ia terkejut saat hendak ke kamar mandi sekitar pukul 04.30 subuh melihat dua buah tabung gas ukuran 3 kg raib dari tempatnya.

“Saya lalu keluar rumah untuk memberitahukan tetangga. Nggak tahunya rumah Sahili yang di depan rumah saya juga kemalingan,” ujarnya.

Tiga buah rumah sekaligus dibobol maling di dusun Legundi Induk, Desa Legundi yang selama ini cukup tenang dan aman membuat warga resah. Seperti yang diungkapkan Yusuf warga setempat.

Menurut dia selama ini dusunnya aman dari gangguan kamtibmas.

”Kajadian ini membuat warga resah untuk meninggalkan rumah dalam keadaan kosong,” kata dia.

Ia menduga sasaran utama komplotan pencuri ini adalah tabung gas. “Seluruh korban kehilangan tabung gas ukuran 3kg. Jadi sasaran utama penjahat kelas teri itu tabung gas,“ ujar Yusuf.

(gus/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here