Pewarta/Jurnalis: Agus Rahardja

Policeline.co–Djuanda (38), warga Jalan RE Martadinata, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur, ditangkap Unit Reskrim Polsek Telukbetung Selatan lantaran menusuk seseorang yang belum diketahui identitasnya.

Kapolsek Telukbetung Selatan Komisaris Listiyono Dwi Nugroho mengatakan keributan yang memakan korban, diduga akibat berebut lahan parkir di minimarket di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Bumiwaras, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung atau di depan kantor Cabang Umum BCA, seorang pemuda mengalami luka tusuk, Kamis(30/11/2017). 

Saat ini korban belum diketahui identitasnya, lantaran mengalami luka tusukan dan sayatan di tangannya, dan dalam keadaan tak sadarkan diri, saat dirawat di RS Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung.

“Kami dapat informasi dari warga sekitar katanya ada korban penganiayaan. Kemudian kami langsung datangi ke TKP. Lalu kami selamatkan korban dulu dengan membawanya ke rumah sakit dan pelaku juga sudah ditangkap,” ujarnya di Mapolsek Telukbetung Selatan, Kamis(30/11/2017).

Menurut Listiyono, dari hasil keterangan pelaku Djuanda mengaku menganiaya korban karena dendam. Pelaku sudah cekcok sejak Jumat (24/11/2017) yang lalu.
“Kata pelaku, dia melakukan itu karena membela diri dan lahan parkirnya diduga hendak direbut,” tuturnya.

Dia menambahkan akibat kejadian tersebut koban yang belum diketahui identitasnya mengalami luka satu kali tusukan dan dua luka sayatan di bagian tangan kanan.
“Korban belum dapat dimintai keterangannya karena masih pingsan di rumah sakit. Korban mendapatkan tiga kali jahitan di tangan kanan,” pungkasnya.

Sementara itu, Djuanda mengaku kesal karena ia sering diganggu saat memarkir, sering meminta jatah preman, dan terkesan ingin merebut lahan pakir tersebut.

“Dia (korban, red) sering datang ketempat lahan parkir yang saya sambil marah-marah. Tapi, saya masih sabar dan bahkan pernah mau mukul saya pakai balok beberapa waktu lalu,” kata dia saat ditemui di Mapolsek Telukbetung Selatan.

Khawatir dianiaya, pelaku mulai mebawa sajam jenis badik untuk membela diri dari hal-hal yang tak diinginkan. “Dia datang lagi ngamuk-ngamuk, saya kesal makanya khilaf dan menusuk dia beberapa kali pakai badik yang ambil dari pinggang,” jelasnya.
Dia menuturkan, sebenarnya ia sudah lama kesal dengan tingkah pelaku yang kerap mengganggu pekerjaan yang berprofesi sebagai juru parkir dan bahkan pernah mengacak-acak kawasan parkirnya.

“Pada hari Jumat lalu di lahan parkir ada dua wanita pembeli datang ke Alfamart. Tiba-tiba nggak tahu alasan yang jelas dia ini ngoceh-ngoceh lalu mengusir pembeli itu,” pungkasnya. 

(gus/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here