POLICELINE.CO–Tiga Perangkat Desa Jadi tersangka Atas dugaan kasus korupsi dana Desa Lueng Bata,Banda Aceh ditahan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Banda Aceh, usai berkas kasus dugaan korupsi itu dilimpahkan oleh penyidik Polresta Banda Aceh ke kejaksaan Negri, Sabtu(4/11/2017).

Dari Ketiga tersangka atas dugaan tersebut yaitu,perangkat gampong atau desa setempat yakni, Zulkifli (73) sebagai Ketua Tuha Peut, Hanan Syukri (25) selaku bendahara desa dan T.Anisrullah (53) juga anggota tuha Peut Desa.

Kasipudsus Kejari Pemkot. Banda Aceh, Muhammad Zulfan mengatakan ketiga perangkat Desa yang ditahan kerena telah melakukan menyelewengkan Dana pendapatan asli desa(PAD)sebesar Rp 110 juta.dan Dana tersebut merupakan hasil dari sewa tanah kepada PLN desa Lueng Bata selama dua tahun mulai dari 2015 hingga 2017.

“Namun demikian,Uang sewa tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi mereka.terkait penelewengan yang dilakukan ketiga oknum tersebut,jelas-jelas mereka telah melanggar pasal 2 atau pasal 3 Undang-undang tindak pidana korupsi,” ujarnya.

ketiga tersangka yang ditahan penyidik jaksa,saat ini ketiganya ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lambaro, Aceh Besar selama 20 hari.

“Mereka kami tahan selama 20 hari, dan selanjutnya berkas perkara dugaan tersebut akan kita limpahkan ke Pengadilan,” tutup,Muhammad Zulfan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here