PoliceLine.co,Surabaya – Penangkapan ke 13 WNA oleh pihak Polda Jatim menjadi tanda tanya besar oleh publik. Setelah di beritakan di media, muncul beberapa pertanyaan, mengapa pihak aparartur negara berseragam coklat ini tidak mengakui hasil tangkapan anggotanya dilapangan dari Satuan Unit Cyber Crime yang berpangkat brigadir.

Dari prosedural penangkapan ke 13 WNA, diduga saling lempar bola panas hingga terkesan brigadir R telah “PLOKOTO” Direskrimsus selaku pimpinan Cyber Crime di Polda Jatim.

Setelah Kasubdit Cyber Crime Polda Jatim AKBP Fersto Ari Purnama berkomentar terkait anggotanya yang berpangkat brigadir R, telah menangkap ke 13 WNA di Apartemen Surabaya, dirinya dengan keras membantah bahwa brigadir R bukan anggota atau bawahan dari Satuan Unit Cyber Crime dan tidak ada anggota kami yang melakukan penangkapan itu.

“Dia (brigadir R) bukan anggota kami dari Cyber Crime, coba di kros cek sumbernya. Jangan seolah-olah penangkapan itu pihak kami tidak mengakui, mungkin bisa dari unit lain. Bisa juga dari Polres, Krimum atau Narkoba (rec*).” Ungkapnya kepada wartawan (24/10).

Sementara itu AKBP Kartono selaku Kasubdit Narkoba Polda Jatim kepada beritarakyat.co.id, dirinya membantah bahwasanya tidak ada anggota Unit kami yang melakukan penangkapan ke 13 WNA tersebut dan brigadir R bukan anggotanya.

“Coba dikros cek dulu, tidak ada anggota kami yang melakukan penangkapan ke 13 WNA itu. Brigadir R juga bukan dari anggota Satuan Narkoba,” terang AKBP Kartono (24/10).

Pengakuan Kasubdit Narkoba AKBP Kartono juga di amini oleh Wadir Reskoba Polda Jatim AKBP Tedy Suhendyawan saat dikonfirmasi melalui selulernya dengan menunjukan foto anggota brigadir R. Ia menanggapi bahwa tidak ada bawahannya yang melakukan penangkapan itu dan brigadir R bukan dari salah satu anggota Narkoba.

“Dia (brigadir R) bukan anggota kita, tidak ada anggota Narkoba yang melakukan penangkapan ke 13 WNA itu. Bukanya dia anggota krimsus,” ungkap Wadir Reskoba melalui Wahtsapp nya.

Aneh jika dilihat lokasi penangkapan ke 13 WNA tersebut lokasi nya berada di wilayah hukum Surabaya. Namun lantas siapa yang melakukan tindakan penangkapan ke 13 WNA. Padahal jelas sumber beritarakyat.co.id menyatakan pihak Polda Jatim yang melakukan penggerebekan di Apartemen tersebut. Dan penggerebekan itu disinyalir adanya kegiatan sekelompok yang diduga Hacker dan buronan interpol (at).

#BeritaRakyat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here