PIALA PRESIDEN 2019 : PIALA SUKA-SUKA JOKOWI

0
291
Persela memimpin klasemen Piala Presiden 2019 Grup E setelah menekuk Persita dengan skor 0-2.(Istimewa)

Oleh : Rahmi Aries Nova (pemerhati olah raga)

POLICELINE.CO_Piala Indonesia 2018-2019, ajang sepak bola paling bergengsi di Indonesia ditunda kelanjutannya ketika sudah masuk perdelapan final. Lalu diganti dengan dengan Piala Presiden 2019 yang dimulai 2 Maret hingga final yang dijadwalkan 12 April 2019 atau 5 hari sebelum hari pencoblosan Pilpres 2019. Akal-akalan Jokowi cari panggung massal?_

Di saat Liga-liga Eropa tengah seru-serunya, sepakbola kita juga tak kalah hebohnya.

Puluhan orang ditangkap dan diperiksa, konon karena kasus match fixing. 

Ehhmmm, bukan tak percaya tim bentukan POLRI, yang nama kerennya Satgas Anti Mafia Bola, tapi mengikuti perkembangan beritanya kok sepertinya timnya sendiri masih kebingungan, yang mereka kejar itu pelaku match fixing, match setting, atau suap biasa?

Alhasil kasus belum terungkap tapi klub-klub sudah jadi korban. Klub-klub yang promosi apalagi juara jadi sasaran bullyan suporter pesaingnya. Prestasi mereka dicurigai.

Pengurus PSSI juga harus bolak-balik diperiksa, bahkan office boy pun ikut terseret-seret.

Dan seperti ‘disetting’ agar suasananya makin mencekam, talkshow-talkshow berseri yang membahas kasus ini pun tayang berulang-ulang. Lumayan juga sih hasilnya, Edy Rahmayadi yang dulu ngotot tak mau mundur dari kursi Ketua Umum PSSI meski sudah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara, akhirnya, memilih mundur. Entah bagaimana kelanjutan episode ‘mencari mafia sepakbola’ versi satgas kita masih harus menunggu.

Seperti kita juga menunggu hasil Piala Indonesia yang terpaksa terhenti di babak delapan besar. Dalihnya memasuki masa kampanye.

Lucunya di saat yang sama justru dihelat ajang Piala Presiden. Kok bisa? 

Padahal Piala Presiden sendiri belum bisa disebut turnamen tetap. Pada 2015 digelar kali pertama pada Juli-Agustus saat Indonesia terkena sanksi FIFA. Mungkin untuk menyelamatkan muka pemerintah yang menjadi penyebab turunnya sanksi.

Tahun berikutnya tidak digelar. Baru pada 2017 kembali bergulir sebagai ajang pra liga pada Januari-Februari. Tahun lalu pun demikian Piala Presiden menjadi tanda kebangkitan Persija di pra musim dan berjaya di akhir musim kompetisi.

Bagaimana tahun ini?

Awalnya bahkan Piala Presiden diwacanakan tidak digelar mengingat sudah ada Piala Indonesia yang akan berakhir Maret ini, setelah itu klub-klub harus memersiapkan diri mengarungi liga musim ini.

Dan kalau akhirnya ternyata Piala Presiden mampu menyingkirkan Piala Indonesia yang tengah berjalan, bahkan bisa melenggang di masa kampanye hingga masa tenang, masa yang tabu bagi sepakbola Indonesia. Karena sebelumnya kepolisian tidak pernah mengeluarkan ijin di masa-masa krusial ini. 

Hot Line:  "PRD: Turunkan Harga Kebutuhan Dasar Rakyat, Bangun Kedaulatan Pangan dan Energi!"

Maka jangan salahkan ada yang berasumsi sepakbola Indonesia dan PSSI tengah ditarik-tarik ke pusaran politik. 

Isu-isu match fixing, desakan menggelar Kongres Luar Biasa untuk memilih ketua umum baru, dan ujungnya menggelar Piala Presiden di masa kampanye mungkin untuk kepentingan capres petahana bisa jadi suatu rangkaian yang tak terpisahkan. Wallahu a’lam

Lagian apa sih yang nggak bisa buat Jokowi sebagai petahana?

Apa saja boleh. Tidak cuti sah, pake fasilitas negara silahkan, mengerahkan ASN nggak dilarang. Menggelar Piala Presiden sampai jelang pemilihan nanti pun tidak ada yang protes.

Bayangkan ajang ini dimulai 2 Maret hingga 12 April 2019, alias hanya lima hari menjelang pelaksanaan Pilpres!

Tapi apa iya capres Jokowi bisa memanfaatkan ajang Piala Presiden sebagai senjata pamungkas setelah belakangan kampanye terselubungnya –terakhir aksi pulang ke Istana naik KRL– gagal dimana-mana? 

Apa iya puluhan ribu suporter di dalam stadion dan yang menonton di layar kaca bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan elektabilitasnya yang konon terus menurun?

Kenapa Jokowi malah batal hadir di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung untuk membuka Piala Presiden Sabtu (2/3) lalu? Padahal di tiga penyelenggaraan sebelumnya selalu ia buka sendiri?

Takut kejadian beberapa hari sebelumnya terulang? Pada laga Persib Bandung vs Arema FC (18 Feb 2019),Ridwan Kamil yang terang-terangan mendukung Jokowi dalam ajang Pilpres 2019, dibuat kecut karena suporter bobotoh justru menggemakan, “PRABOWO…PRABOWO…PRABOWO!!! , di seantero stadion. 

Meski polisi mengeluarkan instruksi melarang suporter meneriakan capres jelang pembukaan Piala Presiden tampaknya tidak ada jaminan teriakan ‘PRABOWO’ tidak akan bergema di stadion sepanjang penyelenggaraan Piala Presiden yang digelar di lima kota,  Bandung, Bekasi, Malang, Sleman, Magelang.

Tidak mungkinlah polisi bisa membungkam mulut suporter, kalau kembang api dan flare aja selalu lolos.

Apapun modus dan motif penyelenggaraan Piala Presiden harus diingat bahwa suporter adalah komunitas yang merdeka. Mereka terbiasa datang ke stadion dengan membayar, bukan aktor bayaran.

*Simak beberapa komen suporter yang juga netizen di media sosial*

Hot Line:  Ketua MUI Pesawaran Mengaku Jadi Korban Penganiayaan Caleg PKB

Pungkas Hasikin :
_ya wajarlah klo ada teriakan2 dukungan capres lha wong para pejabat sama gubernurnya aja udah ngga ada yg netral ko…_
_HARGAI PILIHAN SUPORTER….._

Rahmat Al Fatim :
_Ya sudah… karena teriak capres dilarang,saya harap bobotoh tidak teriak prabowo… teriakan saja sandiaga Uno._
“_Suara suporter itu, suara rakyat”_

Nasrifal Erdogan :
_Siapa suruh buat Turnamen di Masa Kampanye Pemilu..  Kan pssi sendiri yang tunda Liga 1 karena ada pemilu ehh ujug2 buat Piala Presiden di masa pemilu yang sengaja dibuat utk Naikkan Elektabilitas Jokowi tapi apa daya Maksud hati Naikkan Elektabilitas Apa Daya Prabowo Sandi Yang Dielu2kan Mah Bobotoh… Asyiikkk.. #Pas02_

Moh Irfan Hadi Hadi :
_Kenapa polisi ikutan panik kenapa.dan ada apa ??? Suka2 suporter lah kan jelas bukan PRABOWO yg minta jadi presiden tp rakyat dan umat lah yg pingen Indonesia MENANG ganti presiden no 2 PRABOWO SANDI_

Rully PerLan Irfansyah :
_Adanya piala presiden ini juga ada unsur politiknya ga usah tutup mata. Maksain ngadain piala presiden, padahal piala indonesia lg bergulir, bela2in di stop…_
_Dulu tujuan ada piala presiden kan cuma buat ngisi kekosongan liga yg waktu itu vakum. Skrg ada turnamen malah distop gara2 piala presiden, ini apa namanya klo bukan ada unsur politik ????_

Al-latief AbieNda Abdul :
_Jgn mau d intimidasi sm petahana yg menguasai sgl aspek. Hormati demokrasi dan hak wni unt berpolitik jgn cuma s khu cai aj wna bebas berpolitik. Ayo bobotoh teriakan prabowo..!_
Salam dr Persita

Andrei Bahar Natadikarta:
_Makanya… klo jd capres ya mengundurkan diri sbg presiden jd ga ada unsur kepentingan…._
_Klo capres walaupun sbg presiden dtg,,, otomatis berbau politis… itu aja sih… dan klo penonton meneriakan prabowo… ya itu lah rakyat…!!!_

Nandar Sheilabuana :
_Coba kalo kemarin bobotoh teriakin Jokowi mungkin gk akan ada himbauan kaya gini._
_Ini liga politik. Jadi jgn saling salahkan teriakan politik._

Irsyad Chelsea :
_Cebong auto kejang-kejang. Suara Bobotoh itu mewakili rakyat Indonesia_
#PAS for RI #salam akal sehat.

Galuh Suryo Suprayogo :
_Bawa nama Prabowo gak boleh kena makar nanti. Tapi kalo neriakin Jae gpp. Kompetisi muatan politis. Hahahaha semakin ketakutan kayaknya_

Jahe Telor :
_Yg mulai sapa dulu??? Lha wong pejabat tingkat RT, RW, LURAH, CAMAT.WALIKOTA, BUBATI,GUBERNUR, MENTRI Kampanye dukung Jokowi dibiarin aja_

Hot Line:  Mensos, Kepala Staf Presiden, dan KSAU Resmi Dilantik

Hasanjaya :
_Para gubernur dan bupati aja pada gak taat hukum .. kok suporter suruh taat hukum.. itu gak mungkin  Ferguso_

Suroto :
_Rakyat teriak dukung paslon ente larang, sementara pejabat yg notabene makan dari uang rakyat teriak dukung paslon ente diam, salam waras dan akal sehat #2019gantipresiden_

Muksinalatas :
_Bosan denger pemerintah banyak aturan yg notabene menguntungkan 01 wae.Ayeuna mah segala teu menang, ari kitu carana mah suara kebebasan demokrasi teh dibelenggu, teu bebas inti na mah…._

Permana Hera :
_Ya mau gimana lagi sih, mau di tahan tahan juga rakyat sudah mau nya Prabowo Sandi.._

Tri Yanto :
_Emang kenapa kalo teriak nama paslon no 2_?! _Mau di penjara semua suporternya?!_
_Muat ga kira² lapasnya?!_
#rezimsakit

Al-Ansari :
_Saya The-Jak dan saya respect pada supporter bobotoh. Sepak bola no_1 presiden no_2_

Reynold Nazareth Yehovah :
_Ini cuma turnamen Pra musim, ngga akan ada sanksi dari FIFA & PSSI. Ayo teriak PRABOWO,PRABOWO,PRABOWO_

Muhammad Juliyansyah Pratama :
_Kalo tidak mau diteriakin PRABOWO, segera cuti dong. Biarkan Jusuf Kala saja yg menghadiri dan menggantikan Jokowi_ #JokowiHarusCuti

Ganas kan? 

Jadi biarkan saja suporter dengan spontanitasnya, karena tanpa mereka turnamen menjadi tak berwarna meski hadiahnya cetar membahana.

Buat emak-emak harap bersabar karena slot tayangan AZAB di Indosiarnya sementara diisi dengan sepakbola bala-bala.

Buat klub-klub selamat berlomba untuk menjadi jawara. Siapa pun yang keluar juara Piala semoga beroleh gelar tanpa cela. 

Buat Pak Presiden Jokowi  gelar Piala Presidennya memang belum bisa kita tebak bakal jadi milik siapa, tapi gelar juara  ‘Piala Suka-suka’ sudah pasti milik Anda. 

Terakhir sebagai penutup, cuma ingin mengutip Joseph S. Blatter bahwa ‘Sepakbola adalah sekolah kehidupan’. Jadi kita tak boleh dibuat bodoh oleh Piala Presiden… eh sepakbola.###

Jakarta, 8 Maret 2019

Rekomendasi Video:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here