Dandim Sumenep, Hadir Pada Giat Gema Shalawat Dan Tabligh Akbar Sejuta Umat

0
94

Sumenep (PoliceLine) – Komandan Kodim 0827/Sumenep Letnan Kolonel Inf. Ato Sudiatna hadir pada kegiatan Gema Shalawat Dan Tabligh Akbar Sejuta Umat yang tergelar Di Masjid Jamik Sumenep Jl. Trunojoyo Kelurahan Bangselok Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep. Madura-Jawa Timur. Selasa, (1/1/2019).

Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Senin, 31 Desember 2018 dimulai sekira pada pukul 19.50 WIB yang di selenggarakan oleh Pemkab Sumenep dengan penanggung jawab Sekda Pemkab Sumenep, Bpk. Ir. Edy Rasiyadi, M.Si yang dihadiri LEBIH
lebih kurang sekitar 3.000 orang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antaralain; Bupati sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M. Si., Penceramah KH. Moh. Tamim Sufian selaku Pengasuh ponpes Assalafiyah Sumber Bunga Situbondo, Kapolres sumenep AKBP Muslimin, SIK., Sekda kab. Sumenep Bapak Ir. Edy Rasiyadi, M.Si., Jajaran OPD Kabupaten Sumenep, Husein Satriawan (Ketua Takmir Masjid Jamik Sumenep), Tokoh Agama Kabupaten Sumenep dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Sumenep.

Selain itu, beberapa pemuka agama atau pengasuh Ponpes juga hadir diantara; Ketua Dewan Masyayekh Ponpes Annuqoyah Guluk -guluk KH. Muqsith Idris, Pengasuh ponpes miftahul Ulum Jambu KH. Taufiqurrahman, FM., Pengasuh ponpes Al – Ihsan Pragaan KH. Nasikh Fauzi,

Adapun rangkaian kegiatan pada pukul 19.53 WIB dilantunkan lagu – lagu islami oleh grup musik religi Elailo Langger Tabing dari Kecamatan Kalianget. Selanjutnya pada pukul 21.00 WIB acara di buka dengan pembacaan Alfatihah dipimpin oleh KH. Taufiqurrahman, FM.

Pada pelaksanaannya juga dilakukan pembacaan Ayat – ayat Suci Al -Qur’an oleh Ustadz Abd. Jalil, S. Pdi, pembacaan sholawat Nabi (Barzanji/Diba’) secara berjamaah dan dilakukan pemberian hadiah bagi Hafidz dan Hafidzah serta pemberian hadiah kepada masyarakat sumenep berprestasi dan Kecamatan Berprestasi secara simbolis oleh Dr. KH. A. Busyro Karim, M. Si., selaku Bupati Sumenep.

Menginjak pada pukul 21.50 WIB, sambutan Bupati Sumenep yang intinya; ucapan banyak terima kasih kepada KH. Moh. Tamim Sufian yang telah hadir dengan ikhlas ke wilayah Kabupaten Saya.

Hot Line:  Bersama Warga, Babinsa Guwa-Guwa Bangun Konsep Diri Sebagai Cermin Binter

Ciri-ciri Negara Baldatun toyyibatun wa Robbun ghafur di antaranya: 1). Ketika negara aman, 2). Ketika mempunyai SDA (Sumber Daya Alam) yang baik dan masyarakatnya pandai bersyukur dan 3). Ketika pemimpinnya sholeh dan masyarakatnya tunduk kepada pemimpinnya.

Diharapkan pada pemilu yang akan datang masyarakat Sumenep tidak ada yang golput. Pada gema sholawat dan Tabligh Akbar ini semoga menjadi barokah kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumenep.

Pada tausiyahnya, KH. Moh. Tamim Sufian menyampiakan yang intinya; ketika kita mampu menjaga nikmat dari Allah SWT dan bersyukur, niscaya dan pasti Allah SWT akan menambahnya.

“Dalam Hadist Qudsi diriwayatkan bahwa air laut mohon kepada Allah SWT untuk menenggelamkan manusia tiap hari dikarekan air laut sudah muak dengan prilaku manusia yang melampai batas, akan tetapi Allah SWT melarangnya, manusia masih diberi kesempatan untuk bertaubat, ini bukti bahwa Allah SWT maha pengampun,” ungkap KH. Moh. Tamim Sufian dalam tausiyahnya.

Dalam islam, manusia diajarkan dengan sempurna baik manusia menghadapi kebahagiaan, keterpurukan, ketakjupan dan bahkan mendapatkan musibah untuk selalu berhubungan kepada Allah SWT dengan cara berdzikir, harapannya semua manusia untuk menjadi husnul khotimah, “imbuh KH. Moh. Tamim menjelaskan”.

Kenapa kita sangat jauh perbandingannya dengan para shohabat Nabi Muhammad SAW, dikarekan kita masih kurang nyambung dan kurang istiqomah atas ibadahnya. Yang namanya barokah selalu di harapkan oleh manusia lebih – lebih oleh para Nahdiyin hanya karena membawa kita kepada hal yang baik

Jangan pernah ragu bahkan takut akan tidak kebagian rizki, karena turunnya riski yang mengatur hanya Allah SWT. Jangan pernah terlalu membanggakan diri dengan jabatan dan kekayaan, karena itu semua hanya titipan dari Allah SWT yang suatu saat akan diambil oleh Allah SWT. “Mari kita saling mengingatkan dalam kebaikan karena Nabi Muhammad SAW tidak mengajarkan untuk masuk syurga sendirian,” pesan KH. Moh. Tamim Sufian dalam mengakhiri tausiyahnya. (sur/fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here