PT. PLN Area Nias Terindikasi Rugikan Konsumen

0
324

Gunungsitoli (Policeline) – PT. PLN (Persero) Area Nias terindikasi rugikan konsumen atas jasa listrik negara dan dengan serta merta membebankan tunggakan senilai 16.7 juta kepada konsumen yang tidak pernah menggunakan jasa listrik.

Amir Hidayat Hulu, konsumen yang merasa dirugikan saat ditemui wartawan di rumahnya di Kelurahan Pasar Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, (26/12) menerangkan kronologis kerugian yang dialaminya.

“Awalnya saya membeli sebidang tanah beserta dengan bangunannya terhadap seseorang berinisial A.Hulu di Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kecamatan Gunungsitoli. Setelah tanah dan bangunan tersebut sepenuhnya menjadi hak milik saya, saya mencoba mengajukan permohonan pemasangan meteran baru kepada pihak PT. PLN Area Nias, namun pihak PT. PLN menolak, beralasan bahwa rumah yang saya beli tersebut terdapat tunggakan pada meteran yang kian ada sebesar 16,7 juta atas penggunaan jasa listrik pada tahun 2013-2014 yang notabene tunggakkan tersebut tanggungjawab pemilik tanah dan bangunan sebelum saya beli, setelah beberapa kali saya datang ke kantor PLN Area Nias untuk mengajukan pemasangan meteran baru, PLN Nias menyebut bahwa sebelum tunggakkan tersebut saya lunasi, maka bangunan tersebut tidak mendapat hak atas jasa listrik. Saya cukup heran dengan aturan yang diterapkan oleh PT. PLN Area Nias, sementara, saya baru membeli rumah dan tanah itu pada tahun 2017, logika tidak? saya diwajibkan membayar tunggakan tersebut bahkan disuruh menyicil” Kata Amir Hulu dengan nada kesal.

Lanjut Amir, pada saat dianya membeli rumah dan tanah tersebut, terdapat dua meteran prabayar menempel didinding bangunan rumah, dan tidak pernah curiga adanya tunggakan.
“Saya tidak habis pikir, meteran yang sudah terpasang itu meteran prabayar, jadi menurut saya, kalau tidak ada pulsa kan otomatis listrik padam, jadi darimana ceritanya terdapat tunggakan?” Ujarnya.

Hot Line:  Rabu 12 Desember, Via Valen Diperiksa Polda Jawa Timur

Dijelaskan Amir, dirinya telah membuat laporan pengaduan resmi dan menguasakan kepada Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional DPK Gunungsitoli untuk melakukan upaya – upaya hukum, baik Pidana maupun Perdata atas kasus dimaksud.

Mewakili Manager PT. PLN Area Nias, Mulyadi (Asisten Manager Transaksi Energi Listrik) yang ditemui diruang kerjanya, Kamis (27/12) membenarkan akan hal tersebut.

“Yang bersangkutan (pemilik rumah) telah beberapa kali datang kesini, bahkan didampingi LSM dan wartawan, namun jawaban dari kita tetap sama, yaitu bangunan tersebut tidak mendapat hak atas listrik, karena adanya persoalan tunggakan, mau diajukan atas nama siapa pun tidak bisa disetujui.

sebab pemasangan meteran baru sesuai aturan di PLN bukan karena permintaan perseorangan, melainkan dilihat dimana lokasi bangunan yang hendak dipasang, jadi solusinya, biar dicicil tunggakan tersebut oleh pemilik rumah, kata Mulyadi. (az)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here