MA Nurul Islam Bluto Gelar UAS Ganjil Berbasis Komputer

0
104

PoliceLine. Dengan penuh semangat dan kekompakan, Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam ,Karang Cemapak, Bluto Sumenep menggelar ujian akhir semester (UAS) ganjil dengan penuh antusias.

Kegiatan ini merupakan yang pertama dilakukan dan sebagai upaya untuk melakukan kondisi mencegah peserta didik untuk berkomunikasi dengan perkembangan tekhnologi.

Waka Kurikulum, Arie Bastian, S.Pd menuturkan, kegiatan ini merupakan program unggulan di MA NURIS Karang Cempaka.

” Tujuannya adalah mencegah terjadinya saling contek-mencontek antar siswa, sehingga sikap jujur akan terbangun dalam mengerjakan soal ujian”, ujarnya kepada media ini.

Arie menambahkan, bahwa kegiatan tersebut merupakan persiapan untuk peserta didik kelas akhir atau kelas 3 yang nantinya akan dihadapkan dengan ujian yang berbasis komputer.

” Kalau persiapannya sudah matang,insya Allah saat ujian,siswa tidak terkejut lagi”.pungkasnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi positif dari Waka. Kesiswaan, yakni M. Ubaidillah, SE. Beliau berharap kegiatan ini akan membentuk sikap siswa atau santri yang jujur, dan tanggung jawab terhadap dunia pendidikan.

“Karena kredibilitas peserta didik akan diuji,” tuturnya.

Rupanya apresiasi positif tak hanya dari kalangan Madrasah Aliyah Nurul Islam yang begitu sangat apresiatif terhadap penyelenggaraan ujian berbasis komputer ini. Bahkan, dari jajaran Dewan Guru juga sangat mendukung dan membantu dalam kegiatan ini. Karena juga menbantu guru untuk tidak bersikap gaptek terhadap tekhnologi.

Salah satu siswa yang dihubungi media ini, Fita Sari mengaku kegiatan ini sangat PAS.

” Kegiatan PAS BERBASIS KOMPUTER ini sangat membantu saya dalam hal belajar. Karena saya sangat termotivasi dalam ujian kali ini. Hasil ujian sangat murni dari siswa atau santri itu sendiri dan mengurangi tingkat kecurangan dalam mengerjakan soal”, ungkapnya dengan wajah berseri.

Hot Line:  AJM Bangkit Mengembalikan Marwah Jurnalis Profesional

Sementara Kepala Madrasah Aliyah Nurul Islam ketika dijumpai di kediamannya menuturkan belum bisa memberikan komentar banyak karena dalam kondisi sakit. Pihaknya hanya menyampaikan doa untuk kelancaran siswa.

” Semoga ujian berbasis komputer ini bermanfaat dan membantu siswa untuk bersikap jujur.” harapnya.

Kontributor: Aristo Sadewa
Editor: Ferry Arbania

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here