Demo Desak Anies Cabut Izin Reuni 212, Netizen Ungkap Identitas ‘Gerakan Jaga Indonesia’

0
65

POLIC LINE– Gerakan Jaga Indonesia (GJI) menuding pemberian izin Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terhadap Reuni Alumni 212 sebagai politik balas budi.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Peresidium GJI, Boedi Djarot saat orasi di depan Balaikota DKI Jakarta. Boedi meminta Anies mencabut izin acara reuni tersebut.

“Kami tahu Anies akan melakukan balas budi terhadap mereka. Saya yakin pasti ada agenda politik didalamnya,” ujar Boedi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Selain itu Boedi juga menilai Reuni ini syarat dengan agenda politik dan dimotori oleh ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Mereka (HTI) bukan organisasi agama. Mereka adalah partai yang membawa agenda politik, yaitu paham khilafah yang bertentangan dengan Pancasila. Ini aksi kepanjangan dari HTI. Mereka akan berdakwah tentang khilafah dan Gubernur memberikan izin,” ungkap Boedi.

Temuan Netizen

Hasil pencarian netizen tentang Gerakan Jaga Indonesia mengejutkan. Melalui jejak digital di media, GJI ternyata relawan militan Jokowi-Ma’ruf.

(glr)

Hot Line:  Anies Baswedan: Aksi 212 Bentuk Optimisme

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here